Umat Hindu Tamil Rayakan Maha Siwa Ratri Jelang Gerhana Matahari

Jelang kemunculan gerhana matahari yang bertepatan dengan jatuhnya perayaan Nyepi tahun 1938 Saka, umat Hindu Tamil di Kota Medan telah merayakan persembahyangan Maha Siwa Ratri. "Maha Siswa Ratri ini merupakan persembahyangan yang kami lakukan setahun sekali. Memang, secara signifikan ini tidak berkaitan langsung dengan gerhana matahari. Namun, karena penanggalannya jatuh persis dekat dengan kemunculan gerhana matahari total, maka kami beribadah dan memanjatkan doa juga," kata tokoh agama Hindu Kota Medan, M Manugren, pada 7 Maret 2016 ke Tribunnews.com. Manugren mengatakan, Maha Siwa itu artinya dewa. Sementara Ratri itu merupakan malam khusus untuk memanjatkan doa kepada dewa-dewa hindu. "Persembahyangan ini kami lakukan mulai pukul 18.00 WIB sore hingga 06.00 WIB (tanggal 7-8 Maret. - Nota kami). Jadi, berdasarkan penanggalan Hindu Tamil, Maha Siwa Ratri ini jatuh di pertengahan bulan Masi dan Panguni," kata pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia. Manugren menjelaskan, secara spesifik umat Hindu Tamil tidak merayakan nyepi. Perayaan nyepi dilaksanakan oleh umat Hindu Bali. "Maha Siwa Ratri ini lebih terkhusus untuk memanjatkan doa agar umat di seluruh dunia terhindar dari marabahaya, mendapatkan kesejahteraan, kesehatan, rezeki dan mendoakan alam semesta ini agar tetap bisa dinikmati seluruh umat manusia," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar