Pos

Menampilkan postingan dari April, 2017

Pdt. Dr. ANDREAS YEWANGOE KRITIK PERAYAAN RABU ABU DAN KAMIS PUTIH

Mantan ketua umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Dr. Andreas Yewangoe mengaku prihatin dengan kecenderungan gereja-gereja Reformasi yang suka meniru tradisi-tradisi tertentu dalam gereja tanpa memahami dengan benar apa latar belakangnya. Ia mencontohkan  perayaan Rabu Abu dan Kamis Putih yang dewasa ini menjadi trend, diwartakan di sinodegmit.or.id.  “Ada hal-hal yang kita tiru tapi kita tidak tahu latar belakangnya. Misalnya perayaan Rabu Abu dan Kamis Putih. Yang sebenarnya menurut tradisi gereja-gereja reformasi itu sudah dilakukan oleh Kristus. Sehingga tidak usah lagi di ulang-ulangi oleh kita. Ini kecenderungan yang bukan hanya di Kupang tapi juga hampir di seluruh Indonesia. Atau ada juga yang kalau meninggal, kita minta supaya ia juga berdo’a bagi kita di “sana”. Ini omong kosong besar. Nggak ada. Ini kita tiru-tiru saja. Ini sudah dihapuskan. Kita berpegang pada semboyan “ecclesia reformata semper reformanda est” tapi kita sama sekali tidak tereformasi di …