Pos

Menampilkan postingan dari September, 2016

Dakwah Damai di Indonesia Timur Bisa Dijadikan Teladan Para Guru Agama

Kawasan Indonesia Timur memiliki teladan dalam dakwah Islam yang damai dan toleran. Salah satunya adalah Sultan Babullah. Sebagai Raja, Sultan Babullah dikenal sukses dalam dakwah karena pendekatannya yang mengedepankan cara-cara damai dan dialog antara Kesultanan Ternate dengan tokoh-tokoh Kristiani dan agama lainnya. Karenanya, mengikut ungkapan di laman nu.or.id, sudah semestinya para guru Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya di Ternate dan Papua untuk mencontoh pendekatan dakwah Sultan Babullah. Pesan ini disampaikan Pgs. Direktur Pendidikan Agama Islam pada Sekolah M. Nur Kholis Setiawan saat memberikan pembekalan kepada peserta Workshop Peningkatan Kompetensi Guru PAI di Sekolah di Sorong, Sabtu (24/9). Diikuti para guru PAI di kawasan Indonesia Timur, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kompetensi Guru PAI, khususnya dalam memperkuat wawasan keagamaan yang damai sebagaimana dicontohan oleh para penyebar Islam di kawasan Papua dan Malu…

Paus Fransiskus Nikmati Lagu dari Indonesia

Paduan suara Mia Patria dari Indonesia mendapat kesempatan menampilkan beberapa lagu di hadapan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, dan ratusan ribu umat yang memadati halaman Basilika St Petrus di Vatikan. Rombongan Mia Patria mendapat kehormatan untuk tampil menyanyikan sejumlah lagu Indonesia dalam "Papal Audience". Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Tiga Pensosbud KBRI Vatikan Sturmius Teofanus Bate kepada Perwakilan Antara di London, Kamis (22/9/2016), sebagaimana dikutip di laman Kompas.com. Dalam acara "Papal Audience" yang merupakan acara rutin Sri Paus keluar ke halaman Basilika Santo Petrus untuk beraudiensi dengan peziarah dan masyarakat umum yang jumlahnya mencapai ratusan ribu orang. Pada acara tersebut, untuk pertama kalinya beberapa lagu Indonesia dikumandangkan di hadapan umat yang memadati halaman Basilika St Petrus. Group Mia Patria tampil memukau dengan mengenakan busana tradisional berbagai daerah menyanyikan sejumlah l…

Bupati resmikan Gereja Katolik St. Yosep Kemantan Kalimantan

Bupati Sekadau Rupinusmeresmikan Gereja Katolik Santo Yosep Dusun Kemantan Desa Selalong, Keuskupan Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (17/9/2016). Hadir dalam peresmian Gereja Katolik Santo Yosef, Ketua DPRD Sekadau, Kepala BKD, Kepala BLH dan jajaran SKPD. Hadir pula Uskup Keuskupan Sanggau Mrg Yulius Mencucini CP, Pastor Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau Kristianus CP dan juga tokoh masyarakat. Ketua Panitia pembangunan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah kabupaten sekadau, keuskupan sanggau, para donatur dan umat katolik atas dukungan dan kerjasama sehingga pembangunan gereja katolik tersebut bisa selesai dan bisa diresmikan oleh bupati. Mengenai biaya pembangunan Gereja Katolik Santo Yosep Dusun Kemantan Desa Selalong yang berkuran 12×20 meter itu dibantu oleh pemerintah daerah sebesar Rp168 juta.  “Terimakasih kepada Pak Bupati dan Bapak Uskup yang sudah memberikan perhatian yang luar biasa kepada umat,”  ucapnya, sebagaimana dikutip indonesia.ucanews.com dari…

Kembali ke Brahmana Sista: tidak memandang asal-usul pendeta

Parisada sesuai Weda adalah lembaga brahmana sista (pendeta Hindu yang memiliki keahlian tertentu, Red). Mengikut laman baliexpress.news, posisi parisada sebagai brahmana sista ini harus kembali ditegakkan dalam Mahasabha Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) pada akhir Oktober ini di Surabaya, Jatim. Demikian kesimpulan dialog antara pendeta, tokoh, dan aktivis Hindu di Bali Hotel Denpasar, Rabu (21/9). Pada dialog tersebut hadir Ida Acarya Yogananda, Ida Pandita Mpu Acaryananda, Brahmana Guna Awatara, Ida Pedanda Bang Buruan Manuaba, Ida Bhagawan Hyang Anulup Pemecutan, Drs. I Ketut Wiana, M.Ag, Drs. I Ketut Ngastawa, SH, dan undangan lainnya. Wiana mengatakan, sesuai Weda, lembaga Parisada merupakan lembaga brahmana sista, tetapi perkembangannya belum bisa seperti itu. Hal seperti itu, tidak ideal bagi pengembangan Parisada. Karena itu, Parisada harus dikembalikan kembali ke brahmana sista agar sesuai dengan kitab suci. Acarya Yogananda sepakat dengan hal itu, tetapi perkembangan…

Rabithah Alawiyah Terjun Bantu Korban Bencana Garut

Seperti dilagsir di laman republika.co.id, sebagai bagian dari upaya meringankan beban korban bencana di Garut, organisasi Rabithah Alawiyah terjun langsung ke lokasi bencana (Rabithah Alawiyah adalah organisasi kemasyarakatan terdiri dari keturunan Arab, khususnya yang memiliki keturunan Nabi Muhammad, didirikan pada th 1928 di Jakarta oleh Said Ahmad bin Abdullah Assegaf, dll. - catatan oleh Dr. Igor Popov). Ormas Islam  menerjunkan satu tim khusus yang diinisiasi oleh pengurus Rabithah DPC Bandung. Ketua Rabithah DPC Bandung, Habib Faishol Shahab menyatakan, sebagai bagian dari anak bangsa, Ar-Rabithah merasa terpanggil untuk bahu membahu dalam proses pemulihan pascabencana. "Sebagai bagian kepedulian kita sebagai anak bangsa, kami merasa ikut terpanggil. Sebab ini adalah musibah yang cukup besar bagi saudara-saudara kita di Garut," ujar Faishol, Jumat (23/9). Menurutnya, saat ini perwakilan Rabithah di Garut terus memantau kondisi para pengungsi dan korban. Kondisi pasc…

Muktamar ke-1 umat Islam Indonesia di Australia

Duta besar Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema dalam pembukaan muktamar umat Islam Indonesia untuk Australia dan Selandia Baru (1st Indonesian Islamic Convention Australia and New Zealand), Sabtu (24/9), memberitahu laman mirajnews.com, yakin umat Islam Indonesia dapat menjadi contoh Muslim sesungguhnya. “Saya yakin umat Islam di Australia dapat menjadi contoh dan cerminan bagi umat Islam di seluruh dunia karena Indonesia sebagai komunitas Muslim terbesar di dunia,” kata Dubes Indonesia untuk Australia saat membuka Muktamar Indonesia di Melbourne  Untuk yang pertama kalinya, umat Islam Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Muslim Society of Victoria (IMCV) menginisiasi terselenggaranya Muktamar umat Islam Indonesia di Australia yang digelar pada Jumat-Ahad, 23-25 September 2016 bertempat di Bell City Hotel, Melbourne. Dengan mengusung tema “Living in Harmony” diharapkan masyarakat muslim Indonesia yang saat ini tersebar di berbagai negara bagian Australia dapat memberi…

Tradisi Ngerebong (Ngurek) dengan keris di Bali tgl 25 Sep 2016

Gambar
Ngerebong ataupun Ngurek salah satu tradisi yang ada di Bali yang dilakukan umat Hindu tepatnya di Pura Pangrebongan, Desa Kesiman, Denpasar. Menumpukan diri pada laman wisata.balitoursclub.com, selain tradisi unik lainnya oleh tetangga dekatnya di desa Sesetan yang dikenal dengan upacara omed-omedan, ternyata di Denpasar memiliki warisan budaya dari nenek moyang yang prosesi pelaksanaanya masih tetap digelar sampai sekarang ini (kini jatuh pada besok Minggu tanggal 25 September 2016, - catatan oleh Dr. Igor Popov).  Ngerebong dalam bahasa daerah setempat berarti berkumpul, sehingga pada saat ngerebong ini diyakini saat berkumpulnya para Dewa. Tradisi ini dirayakan setiap 6 bulan, penaggalan kalender Bali yakni pada hari Minggu/ Redite Pon, wuku Medangsia. Wisata Bali memang tidak melulu hanya berkunjung menikmati pemandangan alam indah, ataupun menyaksikan pementasan atau pameran seni. Tetapi juga yang berupa tradisi unik seperti Ngerebong ini, wajib anda saksikan. Apalagi anda seor…

Sumbangan Ribuan Nasi Bungkus Relawan Muslim Ahmadiyah Bagi Korban Banjir Bandang

Menurut salah seorang relawan, kabarnya warta-ahmadiyah.org, bantuan ini ditarget minimal tujuh hari ke depan untuk memenuhi kebutuhan makan siang dan sore para pengungsi. Selain bantuan makanan siap saji, relawan Muslim Ahmadiyah juga rencananya akan membuka posko kesehatan dan membersihkan lokasi-lokasi yang terkena terjangan banjir bandang. Banjir bandang akibat luapan sungai Cimanuk yang meluluh lantakan sebagain wilayah Garut, Sumedang, dan Kabupaten Bandung Selasa 20 September 2016 lalu selain mengakibatkan kerugian materil juga membuat ratusan warga terpaksa mengungsi ke posko pengungsian. Sebanyak 62 relawan dari Muslim Ahmadiyah turun langsung membantu kebutuhan para pengungsi. Bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji dalam bentuk nasi bungkus dengan jumlah 1000 porsi yang didistribusikan ke sejumlah posko pengungsian. Seperti di Lapangan Paris, Keluruhan Paminggir, Bundera Leuwidaun, Cimacan, dan posko Maarif Kabupaten Garut dengan sasaraan yang telah ditentukan oleh…

Muhammadiyah dan Aisyiyah Targetkan 1.000 Klinik PPK I

Muhammadiyah dan Aisyiyah, sesuai dengan laman republika.co.id, akan bersinergi dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) bidang kesehatan dengan menyiapkan klinik sebagai PPK I (Pusat Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama). ‘’Kami menargetkan dalam satu periode ini ada 1000 klinik sebagai PPK I,’’kata Ketua Umum PP Aisyiyah Noordjannah Djohantini pada saat republika.co.id usai menghadiri acara Wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma serta Pelantikan dan Pengambilan Sumpah  Lulusan Universitas Aisyiyah (Unisa) Periode Tahun Akademik 2016/2017, di Auditorium Kampus Terpadu Unisa , Kamis (22/9). Dia berharap para lulusan UNISA (Universitas Aisyiyah) bisa menjadi kader Muhammadiyah dan Aisyiyah ddengan memanfaatkan ilmu yang dimilik bersama institusi persyarikatan bergerak di masyarakat. Lebih lanjut  dia mengatakan sebelum ada Puskesmas di Indonesia, Muhammadiyah dan Aisyiyah sudah mempunyai klinik. ‘’Klinik ini akan diperkuat dan dikembangkan supaya dakwah Aisyiyah dan Muhammad…

Tokoh Gereja Papua Sesalkan Terdakwa Pembunuh Theys Jadi Kabais

Tokoh Gereja Papua, Phil Karel Erari, menyesalkan diangkatnya Mayor Jenderal TNI Hartomo sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) mengingat rekam jejak yang bersangkutan pernah menjadi terdakwa pembunuh pemimpin rakyat Papua, Theys Eluay. Hartomo bersama anak buahnya bahkan telah dihukum atas tindakan mereka yang menyebabkan kematian Theys. Kendati demikian, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) itu  tidak terkejut, karena hal seperti itu bukan pertama kali terjadi. Mantan Sekretaris Jenderal Gereja Kristen Injili (GKI) Tanah Papua itu menilai, di mata institusi tentara hal ini tidak lebih dari sebuah promosi bagi seorang prajurit yang sukses menjalankan perintah atasan. "Mereka yang membunuh tokoh-tokoh Papua semua mendapat promosi, itu tidak perlu diherankan," kata dia. Hanya saja Erari mengingatkan, pengangkatan ini akan tetap diingat dan dicatat oleh rakyat Papua dalam sejarah perjuangan menuntut keadilan bagi rakyat Papu…

Polisi Tangkap Pemuda yang Hendak Bakar Gereja di Sultra

Kepolisiaan Resor (Polres) Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), menangkap seorang remaja berinisial AJ (19) karena kedapatan membakar sebuah gereja di daerah Hombis, Kecamatan Rumbia pada Minggu (18/9/2016) sekitar pukul 19.00 Wita, kabarnya kompas.com. Polisi belum mengetahui secara pasti motif aksi nekat yang dilakukan pemuda pengganguran tersebut. Namun, di lokasi kejadian, api sempat menghanguskan beberapa fasilitas dalam gereja, di antaranya satu kardus berisi dokumen dan satu unit meja biro. Wakapolres Bombana, Kompol Agung Basuki menuturkan, pelaku menyiram beberapa ruangan gereja dengan minyak tanah yang tersimpan dalam jeriken, lalu membakar kertas putih yang diletakkan di atas meja gereja. "Setelah selesai menyirami kertas tersebut, AJ langsung menyalakan korek api dan membakar kertas tersebut. Api sempat menyala, namun warga sekitar gereja yang melihat kobaran api langsung mengejar pelaku yang lari karena sadar ketahuan warga,” kata Agung Basuki dikonfirmasi di Kendar…

Ulang Tahun ke-80 Ordo Agustinian (OSA) di Papua Indonesia

Gambar
Ordo Santo Augustinus (OSA) di Regio Papua, Indonesia atau Ordo Pertapa Santo Agustinus yang dikenal sebagai Agustinian pada tahun ini berulang tahun yang ke-80 masuknya wilayah pelayanan di Manokwari (saat ini Propinsi Papua).  Agustinian adalah persaudaraan serta persaudaraan antarsuster Katolik kebiaraan mendikan aktif yang didirikan pada th 1243 di antar kaum pertapa di Toskana, Italia dan pada th 1256 Paus Aleksander ke-4 menyatukan beberapa biara pertapa di Italia menurut Peraturan St. Agustinus dari Hippo. Ordo dipimpin oleh Superior Jenderal yang bertempat di Roma dan mengutamakan bidang pastoral. Empat saudara Agustinian pertama datang di Indonesia pada th 1545 bersama St. Fransiskus Xaverius, pada th 1664 oleh Ordo dibaptis sekitar 50 orang di Batavia, sejak 1936 para saudara Belanda berkarya di daerah Manokwari, di sana sekarang pusatnya dan Sekolah Tinggi Filosofi Teologi. Propinsi Papua ialah khusus untuk misi Agustinian, kini di sana ada 3 biaranya.

Puluhan Ribu Umat Budha Akan Gelar Doa Bersama

Panitia Bersama Umat Buddha Nusantara menggelar rapat bersama di De Pec Cafe Pangkalan Udara Soewondo, Minggu (18/9/2016). Rapat ini membahas doa bersama umat Buddha yang rencananya akan diikuti 10 ribu umat Buddha dari berbagai daerah. Ketua Panitia, Sutrisno menyebutkan, acara doa bersama dilaksanakan untuk meningkatkan nasionalisme umat Buddha nusantara yang dilaksanakan pada 19 November 2016 di Pangkalan Udara Soewondo. "Ini grand meeting keempat. Sebagai bagian dari bangsa ini, kita (umat Buddha) ingin berkumpul bersama dan mendoakan Indonesia, tanpa memandang suku dan agama. Acara ini bertajuk Doa Bersama Untuk Negeri ku Indonesia. Berbagai aliran Buddha akan bersatu di sini," kata Sutrisno kepada www.tribun-medan.com. Sekretaris Panitia, Lily Go menegaskan, acara akan berjalan khusyuk. Akan dibagikan ribuan pelita teratai dan pelepasan ribuan hewan. "Acara ini dimulai pukul 17.00 WIB. Untuk antisipasi hujan, kita bagikan ribuan jas hujan, ada juga pembagian ribu…

Kaesang dan Pacarnya Beda Agama?

Kaesang Pangarep yang juga putru bungsu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) aktif mengupload sejumlah foto-foto kesehariannya di Instagram. Termasuk mengunggah foto dengan gadis yang dekat dengannya. Gadis yang dianggap netizens sebagai pacar Kaesang itu, bernama Felicia, diberitakan di sulsel.pojoksatu.id. Kaum hawa, yang menjadi fansnya pun dibuat patah hati karena beberapa foto tersebut. Namun, tak sedikit yang bertanya tentang perbedaan agama keduanya. Hal ini menjadi pertanyaan karena di salah satu foto itu Felicia tampak seperti memakai kalung salib berwarna silver.  “Mas, beda agama ya,” tanya netizen di Instagram Kaesang. Sebagian netizen menyesali keputusan Kaesang yang memilih pacar beda agama. Tapi tidak sedikit juga yang mendukungnya. Bahkan para fans ini bertengkar di laman komentar Instagram tersebut. “Ya biarin aja beda agama, kan baru pacaran belum menikah,” sambung lainnya. Sebagian fans Kaesang mengingatkan komen unsur SARA di Instagram tersebut. “Mas Kaesang yang ko…

Setara Institute mengadakan diskusi bersama perwakilan Jamaah Ahmadiyah

Menindaklanjuti penelitan sebelumnya, mengikut laman warta-ahmadiyah.org, Setara Institute mengadakan diskusi bersama perwakilan Jamaah Ahmadiyah Jabodetabek seperti Sindangbarang, Bogor, Depok, dan Cisalada, Minggu (11/9). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Hidayah, Depok ini Setara Institute mendatangkan dua penelitinya, Ismail Hasani dan Aminudin. Ismail Hasani yang juga bertindak sebagai ketua diskusi mempersilakan ketua Jamaah Ahmadiyah Bogor, Erik Ahmad Mubarik menceritakan pengalamannya selama menjabat ketua cabang di salah satu majelis di Kota Bogor tersebut. Ia menyebut hubungan masyarakat dengan anggota JAI Bogor terjalin sangat baik dan hampir tidak ada gesekan berarti. Pada kesempatan ini para peserta juga diberi kesempatan untuk menilai perhatian pemerintah dan sikap aparat kepolisian terhadap Jamaah Ahmadiyah, khususnya di Jabodetabek. Walau masih adanya diskriminasi dan intimidasi, para peserta menilai pemerintah setempat memberikan pelayanan yang semestinya kepada…

Kemendikbud Rampungkan Kurikulum Pendidikan Penghayat Kepercayaan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menyiapkan mata pelajaran khusus bagi siswa penghayat kepercayaan di setiap sekolah. Dengan begitu, diberitakan di laman m.kbr.id, tak boleh lagi ada paksaan bagi siswa penganut kepercayaan untuk mengikuti pelajaran agama mayoritas di sekolah tersebut. Namun demikian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menjelaskan, kementeriannya takkan menyediakan guru khusus. Masing-masing sekolah diminta bekerjasama dengan komunitas penghayat untuk mendapatkan tenaga pengajar penghayat kepercayaan (kepercayaan Kebatinan dll, - catatan oleh Dr. Igor Popov). "Siswa penghayat nanti yang memberikan pelajaran komunitasnya, kami serahkan komunitas. Kita serahkan, yang ahli komunitasnya.Tak diserahkan ke guru khusus karena penghayat kan tidak banyak. Tapi harus kami layani, kita hargai hak mereka sebagai penganut penghayat," jelas Muhadjir di Malang, Sabtu (3/9/2016).  Secara teknis, tambahnya, pendidikan bagi penghayat kepercayaan di…

Muhammadiyah: Raperda Kawasan Tanpa Rokok Harus Lebih Komprehensif

Pemerintah telah tegas melakukan pengendalian terhadap dampak negatif rokok dengan disahkannya Undang-undang No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah No.109 Tahun  tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Pasal 115 Undang-Undang Kesehatan tersebut mengatur tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), antara lain : fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan. Sedangkan Pasal 52 Peraturan Pemerintah No. 109 Tahun 2012 menegaskan bahwa “Pemerintah Daerah wajib menetapkan Kawasan Tanpa Rokok di wilayahnya dengan Peraturan Daerah”. Pemda Kota Yogyakarta menindaklanjuti peraturan tersebut dengan merancang Peraturan Walikota Nomor 12 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok di wilayah Kota Yogyakarta, sayangnya belum lagi diberlakukan, politik hukum pengendalian rokok kembali di kaji dengan adanya Perda …

Keputusan Rina Nose Berhijab Bikin Netizen Merinding dan Terharu

Gambar
Presenter dan komedian Rina Nose mantap untuk berhijab, apa yang ia lakukan ini tentu saja mendapat dukungan positif dari netizen, Selasa (13/9/2016), kabarnya laman synthspares.com. Berawal dari postingan di Instagram sehari yang lalu yakni pada Senin (12/9/2016). Momen Idul Adha menjadi fase baru Rina Nose dengan berpakaian sesuai perintah agama. “Dengan nama Allah.. Kekuatan hidayah.. Memulai kembali.. Tidak terlambat.. Pengalaman.. Kepahitan.. Kebahagiaan..”  “Kemarahan.. Kesedihan.. Kesenangan.. Kebenaran.. Kesalahan.. Dosa.. Do’a.. Pencarian.. Rasa syukur.. Kesadaran diri.. Pertanyaan.. Kerapuhan jiwa.. Rasa cinta.. Pergolakkan batin..” Tulis Rina melalui akunnya @rinanose16.  Disusul dengan postingan foto dan status proses penghapusan fota sebelum berhijab. “Foto lama sedang proses pen-delete-an hahahha kebanyakan jd butuh waktu lama hapus nya.. Ini sudah berkurang sekitar 400 foto before hijab.. Harap maklum,” tulisnya.

Vihara Budhi Daya di Jawa Tengah Ini Jalankan Tiga Aliran Sekaligus

Desa Jlegong merupakan sebuah desa yang masuk dalam Kecamatan Bejen, pemekaran dari Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kendal. Bersumberkan laman buddhazine.com, di desa ini terdapat komunitas umat Buddha. Romo Kasdi adalah orang yang pertama kali belajar agama Buddha yang kemudian membawa dan mendirikan agama Buddha di Jlegong. Menurut penuturannya, sebelum mendirikan agama Buddha di Jlegong, selamat empat tahun ia mondok (tinggal) di Desa Congkrang untuk belajar agama Buddha.  “Di Desa Congkrang –saat ini masuk kecamatan Bejen, pemekaran dari Kecamatan Candiroto– lebih dulu berkembang agama Buddha. Selamat empat tahun lebih, saya bersama beberapa teman belajar dan mengikuti segala aktivitas umat Buddha di Desa Congkrang. Saat itu kami belajar dengan Bapak Suyono sebagai pimpinan umat Buddha Kecamatan Candiroto,” kenang Kasdi. Namun seiring perjalanan waktu, Suyono harus transmigrasi ke Kalimantan. “Sebelum Pak Suyono berangkat transm…

Uskup Papua kritik pemerintah lokal tidak menegakkan larangan miras

Seorang uskup di Papua menuduh pemerintah lokal mengabaikan larangan minuman keras (miras) yang diterapkan awal tahun ini, seraya menambahkan kelambanan mereka telah berkontribusi serangkaian orang tewas terkait konsumsi miras, kabarnya laman indonesia.ucanews.com. Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai penanggung jawab dan aparat penegak hukum menandatangani “Pakta Integritas” pada 30 Maret, termasuk larangan produksi, distribusi dan penjualan miras (alkohol). Namun, larangan itu tidak diterapkan, sejumlah pejabat membantu orang mensuplai alkohol, kata Uskup Timika, Mgr John Philip Saklil. Dia menyerukan pihak berwenang menegakkan larangan mereka. Seruan ini menyusul serentetan orang tewas terkait miras palsu buatan sendiri. Salah satu kasus yang paling fatal terjadi pada akhir Juli lalu ketika tujuh orang pemuda tewas di Kabupaten Dogiyai setelah mengkonsumsi miras palsu yang dibeli dari pasar lokal. Kelambanan pemerintah dan aparat keamanan, serta ketidaktahuan warga tentang alkohol …

Warga Jawa Deklarasikan Desa Terbuka untuk Semua Kepercayaan

Gambar
Warga desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang sebagian warganya adalah kaum Sedulur Sikep atau Samin (agama asli Jawa baru, - catatan oleh Dr. Igor Popov) berinisiatif mendeklarasikan desanya sebagai desa yang terbuka terhadap semua agama, keyakinan dan menolak segala bentuk kekerasan atas nama agama, kabarnya laman Kompas.com. Desa ini berada Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, atau sekitar 15 kilometer dari pusat kota Kudus. Deklarasi anti kekerasan pada Sabtu (20/8/2016) malam itu diikuti oleh Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh Samin di Kudus. Desa yang mempunyai luasan 1.100 hektar ini mempunyai penduduk hingga 7.000 jiwa, dengan tiga dukuh, yaitu Kaliyoso, Ngelo dan Krajan. Di Dukuh Kaliyoso, mayoritas warga Samin hidup di lokasi ini, serta mempunyai nilai kearifan tersendiri. Menurut Kepala Desa Heri Darwanto, keterbukaan masyarakatnya sudah terbangun sejak lama. Di desanya, ada penganut agama Islam, Kristen, serta penganut aliran keperc…

Sampah Plastik dan Koran Berserakan Usai Salat Idul Adha di Istiqlal

Gambar
Seperti menjadi tradisi setiap tahunnya, sampah plastik dan koran bekas selalu berserakan usai pelaksanaan ibadah salat hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha di setiap kota, tak terkecuali Masjid Istiqlal Jakarta, usai salat Idul Adha 1437H terlihat sampah banyak berserakan. Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Jakarta pun tak tinggal diam, setiap waktu pihaknya mengaku selalu mengimbau bagi masyarakat yang melaksanakan salat hari raya untuk senantiasa membuang sampah plastik ataupun koran pada tempatnya. “Saya sudah mengimbau, kita selalu mengimbau, melalui media cetak maupun elektronik kepada masyarakat agar sampah plastik dan koran kalau bisa dibawa kembali pulang. Sudah diperingati, tapi masih saja tetap seperti itu, kesadaran masyarakatnya kurang,” ujar Abu Hurairah, Kepala Bagian Humas Protokol Masjid Istiqlal kepada Mi’raj Islamic News Agency (Mirajnews.com), hari ini (12/9). Menurutnya, masyarakat harus sadar akan masalah seperti ini, agar tidak selalu terulang k…

Kemendikbud: Organisasi Penghayat Kepercayaan Banyak yang Hilang

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jendral Kebudayaan akan meningkatkan kualitas organisasi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang ada di Indonesia. Sebab, kualitas organisasi penghayat masih rendah sehingga menyebabkan banyak yang hilang karena kehabisan generasi, kabarnya laman kompas.com. Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Direktorat Jenderal Kebudayaan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sri Hartini menjelaskan, ada suatu sistem yang tidak bisa dipisahkan dalam mengurusi penghayat kepercayaan. Di antaranya adalah tentang organisasi, ajaran dan sumber daya manusianya. Dari sisi organisasi, banyak organisasi penghayat yang tiba-tiba hilang. Sehingga, para penganut penghayat kepercayaan itu perlu diberi bekal tentang manajemen keorganisasian. "Dari sisi organisasi, misalnya, bagaimana memanej (mengelola) organisasiniya. Karena ada organisasi yang tiba-tiba hilang. Tidak ada penganutnya. Kare…

Jokowi Akan Berlebaran Haji di Banten

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah bersama masyarakat Banten, memberitakan laman sindonews.com. Rencananya, Jokowi akan melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Raya Al-Bantani di kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) dan akan menyerahkan hewan kurban dan ribuan paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat. “Sudah pasti Pak Presiden akan merayakan Idul Adha di Banten. Beliau salat Idul Adha di Masjid Raya Al-Bantani, dilanjutkan dengan open house di Kantor Gubernur,” ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Pemerintah Provinsi Banten, Deden Apriandi saat dikonfirmasi, Sabtu 10 September 2016. Deden mengaku bangga Jokowi merayakan Idul Adha di Banten.  "Besok (Minggu 11 September) juga Pak Presiden akan keliling Banten, agenda pertama akan ke Lebak, Pandeglang lalu ke Kota Serang," ujarnya

Kelompok-kelompok kepercayaan paling banyak mendapat diskriminasi di sekolah

Berpangkal dari laman Kawanuanews.co, Zulfa Nur Rahman siswa Kelas XI SMK Negeri 7 Semarang kecewa berat. Ketika ke sekolah bersama ibunya hendak mengambil rapot Senin 27 Juli lalu, dia dinyatakan tidak naik kelas. Nilai mata pelajaran agama Islamnya kosong. Padahal, Zulfa dan keluarganya bukan penganut agama Islam. Mereka menganut aliran Hayu Ningrat. “Kejadiannya hari Senin kemarin. Waktu Zulfa dan ibunya mengambil rapot. Pihak sekolah memberikan rapot dan meminta surat pernyataan yang telah ditandatangani Zulfa. Setelah itu surat pernyataan dirobek-robek pihak sekolah,” kata Koordinator Presidium Himpunan Ber-KTP Kepercayaan (HBK), KRT Rosa Mulya Aji seperti dilansir dari netralitas.com, Rabu 29 Juli. Pihak sekolah memberikan tiga opsi kepada Zulfa :1) Naik kelas tapi harus pindah sekolahan; 2) Masih boleh sekolah di SMK Negeri 7 Semarang dengan sarat mengikuti dan masuk agama Islam. Ia akan disyahadatkan dan disaksikan oleh orang banyak, dan 3) Naik kelas tetapi masuk Islam dan m…

Pendeta gereja HKBP digugat 10 milyar rupiah di PN Jakarta

Berdasar laman Reformata.com, setelah berperkara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, masing-masing dengan Nomor Perkara 77/PDT.Sus-PHI/2016/PN JKT.PST dan 158/Pdt.Sus-PHI/2016/PN JKT.PST, Merly Sagala kembali mengajukan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kisruh yang terjadi di gereja Huria Kristen Batak Prostestan (HKBP) Resort Sudirman seakan belum padam. Usai menggugat gereja, kini bekas koster itu mengajukan tuntutan perdata kepada sejumlah pendeta dan sintua di HKBP Resort Sudirman. Sebagaimana yang tertera pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), diketahui bahwa perkara dengan Nomor 77/PDT.Sus-PHI/2016/PN JKT.PST, Merly Sagala selaku ahli waris dari mendiang suaminya Sabam Sihaloho, mengugat Gereja HKBP Resort Sudirman terkait pemutusan kerja secara sepihak. Majelis hakim yang diketuai oleh Budhy Hertantiyo pada saat itu mengabulkan eksepsi tergugat dan menyatakan bahwa Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada PN Jakarta Pusat secara absolut tidak berw…

Misa Yubileum 800 Tahun Ordo Pewarta (Dominikan)

“Tahun ini sungguh istimewa bagi Ordo Dominikan (OP). Perjalanan peziarahan kasih dalam karya dan pelayanan tak terasa sudah 800 tahun. Keistimewaan menjadi nyata tatkala Paus Fransiskus mengumumkan tahun ini adalah Tahun Yubileum Belas Kasih yang bertepatan dengan Tahun Yubileum Ordo Dominikan. Kehadiran dan pewartaan Ordo Dominikan selalu peduli dengan belas kasih. Belas kasih selalu menjadi bagian dari spiritualitas Dominikan. Kita dipanggil mewartakan dan menanamkan Belas Kasih Allah dalam kehidupan umat seperti yang dimulai Santo Dominikus dan para pengikutnya 800 tahun lalu.” Kata-kata itu diungkapkan oleh Vikjen Keuskupan Purwokerto Pastor Tarcisius Puryatno Pr dalam Kata Pengantar Misa Yubileum 800th Ordo Pewarta dengan tema “Sent To Preach the Gospel” yang dipimpin Uskup Bandung, yang juga Uskup untuk Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia, Mgr Antonius Subianto Bunjamin OSC, di Katedral Purwokerto, 28 Agustus 2016, kabarnya laman penakatolik.com (Ordo Katolik…

Harga Hewan Kurban di Denpasar Meroket

Seperti diberitakan di laman Republika.co.id, harga hewan kurban, khususnya kambing kurban mulai meroket. Kambing kurban dengan berat 25 kilogram hidup yang biasanya dijual sekitar Rp 1,3 juta, kini dibandrol Rp 2,5 juta. Sementara sapi Bali yang biasanya dibandrol Rp 13 juta untuk berat 350 kilogram, kini Rp 17 juta.  "Kami menjual sesuai dengan harga belinya. Kalau membeli dari peternak sudah tinggi, ya kami jual lebih mahal," kata Sahirin, penjual daging kurban di kawasan Denpasar Barat. Dikatakannya, dia secara rutin menjual kambing kurban setiap menjelang Idul Adha bekerjasama dengan sejumlah masjid. Harga jadi lebih mahal kata pria asal Kabupaten Jembrana itu, karena di Denpasar dia harus menyewa kandang, membeli makanan untuk hewan kurban serta membayar karyawan yang mau menjaga hewan kurban. "Makanya, harga hewan kurban di Denpasar jadi mahal bila dibandingkan dengan harga di desa atau di tingkat peternak," katanya menerangkan. Warga Denpasar, M Yamin meng…

Ulang Tahun ke-90 Misionaris Keluarga Kudus (MSF) di Indonesia

Misionaris Keluarga Kudus (MSF) adalah persaudaraan kebiaraan aktif dari Gereja Katolik yang didirikan pada th 1895 oleh imam Jean-Baptiste Berthier dari kongregasi Misionaris Notre Dame de La Salette (MS) di Belanda dan diakui Paus pada th 1911. MSF dipimpin Superior Jenderal yang bertempat di Roma. Kongregasi ini mengutamakan misi di daerah-daerah yang sulit dan membina keluarga-keluarga Katolik. Di Indonesia para misionaris tiba pada th 1926, berkarya di paroki-aroki serta biara-biara di dua provinsi misi, y.i. Kalimantan dan Jawa.

Kemendagri Imbau Penganut Agama di Luar Undang-Undang Tidak Memaksa Menulis Agama di e-KTP

Gambar
Mengikut laman tribunnews.com, Kementerian Dalam Negeri mengatakan permasalahan kolom agama di KTP Elektronik atau e-KTP terkait implementasi. Hal tersebut berimbas kepada si penganut untuk mendapatkan e-KTP. Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan permasalahan tersebut biasanya kerap dialami masyarakat yang menganut agama di luar agama Konghucu, Budha, Hindu, Protestan, Katolik, dan Islam.  "Kalau memang ada bagian dari masyarakat yang kesulitan mendapatkan KTP seperti Ahmadiyah, Sunda Wiwitan, sesungguhnya itu masalah impelementasi. Bisa dikosongkan," kata Zudan saat bertemu dengan komisioner Ombudsman RI di Ombudsman, Jakarta, Kamis (1/9/2016). Masalahnya, kata Zudan, penganut di luar enam agama terbesar di Indonesia meminta agar agamanya ditulis di kolom agama e-KTP. Sementara petugas di lapangan tidak bisa memenuhi lantaran takut melanggar undang-undang. "Silahkan saja dipenuhi aturannya pasti KTP-nya terbit. Yang sering…

MUI Bali: Umat Islam Hidup Berdampingan Dengan Penganut Agama Lain

Komisi Pengembangan Al-Quran dan Pemberdayaan Masjid MUI Provinsi Bali Khomsun Imtihan mengatakan, umat Islam yang jumlahnya minoritas di Bali selalu terbuka dengan penganut agama lain. “Bali mungkin menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang antar umat beragamanya bisa hidup berdampingan dengan cukup baik,” kata Khomsun kepada Mi’raj Islamic News Agency (MINA) (mirajnews.com), Kamis (1/9). Khomsun menilai, kehidupan antar umat beragama di Bali berjalan cukup baik, di mana yang minoritas tidak mengganggu yang mayoritas dan yang mayoritas juga bisa menyayangi yang minoritas. Hal itulah yang membuat kehidupan antar umat beragama dapat berjalan dengan baik sampai saat ini, katanya. Memang, kata Khomsun selanjutnya, perbedaan itu ada, namun tidak sampai kepada hal-hal yang kurang baik apalagi sampai berbuat anarkis. “Penganut Islam di Bali kebanyakan adalah penduduk luar Bali yang menetap di sana sejak zaman kerajaan, sedangkan mayoritas penduduk aslinya tetap beragama Hindu dan Budha …