Buddha

PANDUAN ALIRAN DAN ORGANISASI BUDDHA DI INDONESIA

Agama Buddha (Buddhisme) adalah agama dunia berasal dari India Purba. Didirikan oleh Siddhartha Gautama, dikenal sebagai Sang Buddha (bahasa sanskerta "Yang Terbangun") (623-543 atau 563-483 SM). Lahir di tempat yang sekarang di negara Nepal di keluarga bangsawan kesatria, tapi awal menarik diri dari dunia untuk mencari kebenaran, belajar dari guru-guru Hindu yang berbeda dan mempraktekkan asketisme. Dalam umurnya 35 tahun telah mengalami pencerahan dan membuka jalan sendiri dengan masyarakat (sanggha) sendiri. Kemudian, banyak pengikut mulai mempertuhankan Buddha. Beliau menolak dari Hindu Weda, dewa-dewi, termasuk Tuhan Agung, keberadaan jiwa individu sebagai sesuatu permanen dan kasta-kasta. Sebaliknya, telah memberitakan Empat Kebenaran Mulia: 1) Dukkha (Penderitaan); 2) Asal Mula Dukkha; 3) Terhentinya Dukkha dan 4) Jalan yang Menuju Terhentinya Dukkha. Tri Ratna Buddhis: Buddha, Dharma dan Sanggha. Meskipun banyak didalam ajaran Buddhis kesamaan dengan Hindu (konsep samsara, penitisan dan nirwana), namun karena penolakan Weda dan gagasan Brahman, Buddhisme menjadi agama mandiri dengan Kitab Suci Tripitaka (bahasa sanskerta "Tiga keranjang"): Vinaya Pitaka tentang disiplin kebiaraan, Sutra Pitaka dengan khotbah-khotbah dan Abhidharma Pitaka adalah teks-teks doktrinal. Peran utama yang dimainkan oleh biksu dan biksuni di masyarakat agama. Dua aliran utama Buddhisme kuno adalah Therawada dan Mahayana, aliran lainnya, termasuk Wajrayana adalah jenis Mahayana. Persekutuan Buddhis internasional yang terbesar ialah World Fellowship of Buddhists (WFB) yang berpusat di Thailand.
 Agama Buddha diperkenalkan ke Indonesia hampir bersamaan dengan Hindu, pada abad-abad pertama Masehi. Mengikut catatan perjalanan oleh Fa Hien, para misionaris Buddhis dari Tiongkok telah bertemu umat Buddha di Jawa sekira Th 414. Pada Th 421 biksu Gunawarman datang di Jawa dan menterjemahkan teks-teks mazhab Mulasarvastiwada (Therawada). Awalnya Buddhisme hanya didominasi di negara Sumatera Sriwijaya (sekira 500-1377 M). Di ibu kotanya (sekarang Palembang) pada abad ke-7 keberadaan pusat penting untuk pembelajaran Buddhisme. Dari sana berasal terkenal di dunia filsuf, ahliwan logika dan pangeran dari wangsa Sailendra, Dharmakirti beraliran Yogacara Mahayana (abad ke-7). Disana diketahui belajar seorang biksu Tionghoa I Ching dan guru aliran Wajraayana dari Tibet Atisha (sepanjang Th 1011-1023). Dinasti Budhis Sailendra di Kerajaan Medang di Jawa dibangun pada awal abad ke-9 Candi Borobudur yang terbesar di dunia. Kemudian, di era Majapahit (1293 - sekira 1520) di Indonesia, didirikan agama sinkretis Siwa-Buddha, mana Siwa Buddha bhinneka tunggal ika (tapi masih raja Mataram terkahir Mpu Sendok (929-947 M) menghasilkan buku "Sanghyang Kamahayanikan" yang berisi sebutan "Siwa-Buddha"). Setelah masa Nusantara pasca-Majapahit pernah berkurang aktivitasnya, kendatipun seumpama pada Th 1650 di Jakarta dibangun Vihara Kim Tek Ie (Dharma Bhakti). Pada abad ke-20 sumbangan besar untuk menyebarkan agama Buddha di antara orang non-Tionghoa buat cabang setempat Masyarakat Teosofi oleh mistikus Rusia Helen Blavatsky dan gerakan kebatinan, begitu D. Kumaraswamy, dedengkot komunitas India Tamil di Indonesia dan tokoh Teosofi pada Th 1954 masuk Buddhisme bersama sejumlah pengikutnya (lebih dini aksi sama oleh B.R. Ambedkar di India pada Th 1956) dan pada Th 1955 membuka vihara Bodhi Gaya di kelurahan Anggrung Medan. Saat ini, umat Buddha di negeri hanya 0,72% dari penduduk yang bukan hanya orang Tionghoa-Indonesia tapi sebagian juga suku Dayak Dusun Balangan, subsuku Sunda Kanekes (Baduy), Tengger, Bali, dll. /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/

Candi Sewu, Jawa Tengah (abad 8) (www.wikimedia.org)

Stupa Borobudur, Jawa Tengah (abad ke-9) (www.wikimedia.org)

Arca Buddha di Borobudur, Jawa Tengah (www.wikimedia.org)

Dharmakirti, filsuf Indonesia terkenal (www.wikimedia.org)

Peta persebaran umat Buddha di Indonesia (www.wikimedia.org)

Antardenominasi: Merupakan organisasi yang dirancang untuk mengkoordinasikan dan memastikan kegiatan aliran-aliran Buddha yang berbeda. Percobaan pertama terhadap perkumpulan Buddha antardenomenasional pernah pada Th 1934, ketika telah didirikan Central Buddhistische Institute Voor Java yang menerbitkan majalah De Dharma in Nederlandsche Indie. /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
► Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) (buddhayana.or.id sagin.org) adalah wadah selaku "payung" bagi beberapa organisasi antardenomenasial, mempersatukan bagian kaum aliran Therawada, Mahayana (mencakupi Zen) dan Wajra- atau Tantrayana yang keturunan biksu Therawada, Ashin Jinarakkhita (The Boan An) (1923-2002) yang memprakarsai ide-ide toleran dan menghidupkan kembali Buddhisme Indonesia tradisional; pertama, termasuk Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) - salah satu kelompok Buddis terbesar dan tertua, didirikan pada 1955 oleh Jinarakkhita dengan nama Persaudaraan Upasaka-Upasika Indonesia (PUUI) di Vihara Buddhagaya Watugong, Semarang, pada 1957 berintegrasi dengan Perhimpunan Buddhis Indonesia (Perbudhi) (yang dipimpin oleh Sosro Utomo dari suku Tengger sebagai gerakan Buddha Jawa yang tidak hendak mengikut aliran Tridharma Tionghoa yang sinkretis), pada 1968 menyatakan keluar dari Perbudhi dan sejak 1972 namanya menjadi Majelis Ulama Agama Buddha Indonesia (MUABI) dan sejak 1979 berubah menjadi sebutan modern; yang kedua, Sanggha Agung Indonesia (Sagin) - perkumpulan kebiaraan beranggotanya para biksu dan biksuni, didirikan pada 1974 oleh dua organisasi: Sangha Indonesia (didirikan pada 1959, beraliran Therawada) dan Maha Sangha Indonesia (didirikan pada 1960 bernama Sangha Suci Indonesia beraliran Therawada serta Mahayana); di bawah naungan Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI), menjadi anggota World Buddhist Sangha Council (WBSC); di antara anggota KBI lain, dibentuk pada 1973 Wanita Buddhis Indonesia (WBI); KBI terpimpin oleh Sekretariat di Jakarta;
► Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) (walubi.or.id) yang didirikan pada 1978 dengan nama Perwalian Umat Buddha Indonesia (WALUBI) seusai pertemuan Menteri Agama dengan semua pemimpin Buddhis, tetapi setelah dikeluarkan dari badan sebagian organisasi anggotanya, mereka mendaftar WALUBI baru pada 1998);
 Konferensi Agung Sangha Indonesia (KASI) (kasi.or.id) adalah perhimpunan yang didirikan pada 1998 oleh tiga organisasi besar yang dikeluarkan dari WALUBI, oleh sebab cita-cita Buddhisme murni dan non-sinkretis (Sangha Theravada Indonesia, Sangha Mahayana Indonesia dan Sangha Agung Indonesia), pengambil keputusan Dharma (Fatwa);
► Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda (STAB) (stabnalanda.blogspot.com) di Jakarta ialah perguruan tinggi yang pertama di Indonesia pasca-kerajaan, didirikan pada 1979 dengan nama Akademi Buddha Nalanda;
► Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya (stabn-sriwijaya.ac.id) di Tangerang Selatan, Banten, didirikan pada 2002 /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
Vihara KBI Buddhagaya Watugong, Semarang (www.flickr.com)

Klenteng KBI Fuk Ling Miau (Wihara Buddha Prabha), Yogyakarta (1907)
(www.wikimedia.org)

Peta penyebaran aliran Bubbha (www.wikimedia.org)

Therawada: Nama Therawada berarti "ajaran Sesepuh". Ini aliran tertua Buddhis, yang menurutnya, untuk mencapai Nirwana hanya menjadi kaum biarawan (bhikkhu) dari Sanggha, dan hanya umat awam saja bisa membantu mereka dan berharap untuk kelahiran kembali yang lebih baik. Oleh karena itu, tidak menjadi pekerjaan aktif misionaris. Sang Buddha di Therawada ini adalah Mahaguru, Arahat, dan kaum Pertapa ikut Beliau, tapi tanpa pendewaan. Lebih fokus pada berbagai meditasi. Upacara luar terutama terkait dengan ibadah stupa-stupa. Sekolah lain Buddhis mengkritik mereka sebagai cara untuk menyelamatkan dirinya sendiri tanpa memperhatikan orang lain, dan menamakan ajaran itu Hinayana (Wahana Kecil). Umat Therawada menganggap jalannya paling murni Buddhisme dan ajaran asli yang relevan dari Sang Buddha. Aliran ini meluas di Sri Lanka dan Asia Tenggara. Di Indonesia ((kerajaan Jawa Kalingga) pada Th 664-667 tinggal biksu dari Tiongkok Hui Neng dan bersama biksu setempat Jnanabhadra menterjemahkan teks-teks Therawada. Organisasi pertama didirikan pada Th 1929 di Jakarta (semula dinamai Buddhist Association for the Propagation of Buddhism in Java, nanti sebagai Java Buddhists Association) oleh Ernest Erle Power serta Josiast van Dienst (kedua mantan tokoh Masyarakat Teosofi) sebagai cabang The Buddhists International Mission yang berpusat di Myanmar. /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
► Sanggha Therawada Indonesia (STI) (sangghatherawadaindonesia.or.id samaggi-phala.or.id) adalah organisasi kebiaraan para biksu serta samanera yang didirikan oleh lima bhikkhu pada 1976 di Vihara Maha Dhammaloka (sekarang Vihara Tanah Putih), Semarang; dipimpin oleh Pasamuan Agung (Maha Sangha Sabha), Dewan Pimpinan (Karaka Sangha Sabha) dan Dewan Sesepuh (Thera Samagama); berpusat di Vihara Samaggi Jaya dan Vihara Bodhigiri Balerejo di Blitar, Jawa Timur;
► Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (Magabudhi) (magabudhi.or.id), didirikan pada 1976 di Bandung dengan nama Majelis Pandita Buddha Dhamma Indonesia (Mapanbudhi), sejak 1995 nama modern, terdiri dari para pandita serta calon pandita (upacarika);
► Majelis Umat Buddha Theravada Indonesia (MAJUBUTHI), didirikan pada 2000, anggota WALUBI, mendirikan Persaudaraan Vihara Theravada Umat Buddha Indonesia (PERVITUBI), pusat di Vihara Buddha Metta Arama, Jakarta /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
Vihara Bodhigiri, Balerejo Blitar Jawa Timur (www.bodhigiri.com)

Brahmavihara Arama, Banjar Bali (www.wikimedia.org)

Vihara Thai Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa, Simpenan Sukabumi (www.kompasiana.com)

Persamuhan Agung STI, Vihara Bodhigiri Balerejo (www.samaggi-phala.or.id)

Mahayana: Nama diterjemahkan sebagai "Wahana Besar". Merupakan salah satu dari dua aliran utama Buddha, dimana terutama dipuja Bodhisatwa (artinya, calon Buddha), arahat-arahat yang mengabdikan diri pembebasan kaum lain dari welas asih ("karuna"), sebab tidaklah untuk menjadi Buddha tanpa itu, seumpama Awalokiteswara (di antara suku Tionghoa dikenal sebagai Dewi Kwan Im Laut Selatan). Ajaran yang terkandung dalam sejumlah sutra dan teks-teks lain, salah satu yang terkenal Sutra Teratai yang ditulis antara 100 SM dan 100 M. Sang Buddha di Mahayana adalah Ketuhanan yang memiliki tiga badan (Trikaya Buddha). Dharmakaya adalah Absolut yang dicapai dalam Nirwana. Sambhogakaya adalah Badan Ilahi, dicapai dalam meditasi. Nirmanakaya adalah sebuah fenomena badan, seperti sejarah Sang Buddha dari India. Konsep yang sangat penting adalah Sunyata, tanpa Aku. Aliran Mahayana meluas di Tiongkok, Vietnam, Korea, Nippon, dll. Di Indonesia pasca-kolonial aliran ini tumbuh dari gerakan Buddha Jawa yang tidak hendak mengikut aliran Tridharma Tionghoa yang sinkretis, begitu semisal pada Th 1957 didirikan Perhimpunan Buddhis Indonesia (Perbudi) dipimpin oleh Sosro Utomo dari suku Tengger. /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
► Sanggha Mahayana Indonesia (SMI) (sangghamahayanaindonesia.blogspot.com smipusat.blogspot.com) adalah organisasi kebiaraan, memisahkan dari Sangha Agung Indonesia pada 1978, berpusat di Vihara Buddha Murni, Medan
► Majelis Agama Buddha Mahayana Indonesia (MAHABUDHI) yang berpusat di kuil Bodhi Dharma Loka, Jakarta, anggota WALUBI;
► Majelis Agama Buddha Mahayana Indonesia Tanah Suci (MAJABUMI TS) yang berpusat di Jakarta, anggota WALUBI;
► Majelis Umat Buddha Mahayana Indonesia (MAJUBUMI) yang berpusat di Vihara Avalokitesvara Vipassana Graha, Jakarta, anggota WALUBI;
► Buddha Jawi Wisnu (dalam bahasa Jawa Agami Buddodjawi-Wisnu) adalah sekelompok Buddis cenderung ke ajaran zaman Majapahit dengan penyembahan kepada Gusti Ulun Bathara Wisnu; didirikan oleh Kusumodewo pada 1925 di Surabaya, pada 1956 dibangun sanggar pamujan di Malang (pusatnya), tapi pada 1965 gerakan ini dibekukan pemerintah sebagai agama dan berjalan sebagai aliran kepercayaan yang dekat Buddha Mahayana, dipimpin oleh Resi;
 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia (tzuchi.or.id daaitv.co.id) adalah cabang dari Buddhist Compassion Relief Tzu Chi Foundation berpusat di Hualien (Taiwan), wadah amal keagamaan yang didirikan oleh seorang biksuni Master Cheng Yen pada 1966 di Taiwan yang mengikuti ajaran Buddha Mahayana Kemanusiaan (Humanistic Buddhism) oleh Taixu, Yin Shun, dll, y.i. mengarah ke pemeliharaan orang hidup, persamaan hak kaum wanita dan pria dan kurang upacara pada kaum mati dan meditasi; Yayasan memberikan bantuan bencana alam, kesehatan, donor sumsum tulang, pendidikan, budaya humanis, pelestarian lingkungan; memiliki cabang di Tiongkok, Nippon, Singapura, Filipina, Malaysia, Brunei, Thailand, Australia, Selandia Baru, AS, dll, para donatur, anggota serta volunter Tzu Chi berasal dari berbagai agama, di Indonesia dimasuk pada 1993 dengan dua wanita berasal Taiwan, pada 1994 didirikan cabang dan diberkati oleh Master Cheng Yen, pusatnya di Jakarta di mana pada 2012 dibuka Kompleks Tsu Chi (Aula Jing Si Indonesia) termasuk perumahan Cinta Kasih dan pusat daur ulang, di Jakarta dan Medan menyiarkan saluran TVnya, mendirikan sejumlah rumah sakit, sekolah dan warung vegetarian /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
Vihara Chi Kung, Singkawang Kalimantan (www.skyscrapercity.com)

Upacara Buddha Jawi Wisnu (www.djawoto.blogspot.co.id)

 Kaum Tzu Chi di Aula Jing Si, Jakarta (www.tzuchi.or.id)

Wajrayana (Tantrayana): "Wahana Intan" adalah arah Mahayana esoterik atau batin yang muncul sekitar abad ke-5 M. Menurut itu, ajaran yang diberikan oleh Sang Buddha dan Buddha lainnya, Bodhisatwa dan para yogi. Ajaran khusus yang terkandung dalam teks-teks tantra, misalnya, Kalacakra Tantra. Tantra mengatakan tentang Adi-Buddha, artinya Buddha asal, yang ada sebelum yang lain ada, kesatuan semua Buddha dan Bodhisattva yang sesuai Dharmakaya atas Mahayana. Untuk mencapai Nirwana dalam satu kehidupan adalah penting inisiasi-inisiasi dari guru. Latihan spiritual melibatkan perenungan akan Istadewata (bahasa Tibet "Yidam"), salah satu Dewa, Bodhisatwa atau Guru dan identifikasi dengan Dia (misalnya, Awalokiteswara dan Tara). Aliran ini pada khususnya berada di sekitar Tibet, Mongolia, sebagian dari negara Rusia dan dahulu mendominasi di Indonesia. Begitu Candi Kalasan dekat Yogyakarta Th 778 mendedikasikan kepada Tara. Dalam karya abad ke-10 Sanghyang Kamahayanikan oleh Mpu Shri Sambhara Surya Warama dari kerajaan Medang berisi doktrin Adi-Buddha, Siwa-Buddha serta teknik meditasi tantra. Beberapa elemennya telah memasukkan ke dalam Hindu Bali. Vihara Vajra Bumi Jayakarta (Foguangtang) di Jakarta yang menjadi tempat pertama ibadah Wajrayana modern dibangun pada Th 1987. /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
► Majelis Agama Buddha Tantrayana Zhenfo Zong Kasogatan Indonesia (Zhenfo Zong Kesogatan) (zhenfozong.org) adalah sekelompok yang berbakti kepada tradisi agama Buddha nenek moyang, y.i. pada zaman Majapahit dan sebelumnya; ditumbuhkan dari umat Harsono yang berdiri pada 1985, pada 1987 dijadikan Yayasan Satya Dharma Surya Indonesia yang mendasari Majelis ini yang didirikan pada 1988 di vihara Dharma Darsana Ambarawa, Semarang, dengan nama Majelis Dharma Duta Kasogatan Indonesia, sejak 2001 berubah nama menjadi baru; pusatnya di Jakarta, anggota WALUBI;
► Majelis Agama Buddha Tantrayana Satya Buddha Indonesia (Madha Tantri), didirikan pada 1998 (dulu Lembaga Tantrayana Satya Buddha Indonesia (LTSBI), tapi kuil pertama di Jakarta sejak 1988, anggota WALUBI, pusat di Vihara Hastabrata, Jakarta; mengikuti mazhab Tantrayana Satya Buddha (Cen Fo Cung);
► Indonesia Kagyu Monlam Chenmo (kagyumonlam.or.id) adalah cabang dari sub-mazhab Karma Kagyu dari mazhab Kagyu (satu dari empat mazhab utama Wajrayana Tibet yang muncul pada abad ke-11); pimimpin Karma Kagyu ialah Karmapa yang bertempat di Vihara Rumtek di Sikkim, India, pusatnya di Indonesia di Surabaya dan Jakarta;
► Zurmang Kagyud Indonesia (zurmangkagyudindonesia.org) adalah sekelompok dalam sub-mazhab Karma Kagyu dari mazhab Kagyu di Tibet; seluruh Karma Kagyu dipimpin oleh Karmapa yang bertempat di Vihara Rumtek di Sikkim, India, sekaligus pimpinan tertinggi Zurmang Kagyud adalah Gyalwa Karmapa (sekarang Zurmang Gharwang Rinpoche XII) yang bertempat di Vihara Qinghai, Sikkim; di Indonesia ada beberapa pusatnya di Jakarta, Medan, Surabaya dan Pekanbaru;
► Tergar Indonesia (tergar.or.id) adalah cabang dari Tergar Internasional dari mazhab Tibet Kagyu; didirikan oleh guru Tibet Yongey Mingyur Rinpoche, kepala vihara Sherab Ling di Bodhgaya (India), putra salah satu mahaguru penyebar Kagyu di dunia, Tulku Urgyen Rinpoche; pusat meditasi di Jakarta;
► Majelis Agama Buddha Tantrayana Indonesia (MAJABUDTI) yang berpusat di Vihara Tharpa Ling, Jakarta, anggota WALUBI /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
Candi Kalasan demi Tara,  Yogyakarta (778) (www.wikimedia.org)

Bodhisatwa Tara di Borobudur, Jawa (www.wikimedia.org)

Tridharma: Aliran Buddha sebagai hasil dari sinkretisme ketiga agama yang tersebar di Tiongkok (Buddha Mahayana, Konghucu dan Tao). Para rohaniawan agama-agama itu senantiasa bersaing sesama, tapi rakyat jelata campur upacaranya. Filsuf Buddhis Sengzhao (384-414) telah mengajar tentang identitas ajaran Buddha dan Tao. Sejak abad ke-6 terkadang ide Tiga ajaran (San Jiao) bertemu dalam sastra. Dan pada abad ke-16 seorang Lin Zhaoen (1517-1598) mendirikan sekte dalam agama tradisional Tionghoa, dinamai Sanyi (Tiga dalam Satu) atau Xiaism (Ajaran musim panas), di Putian, Propinsi Fujian (kini masih dipraktikkan di areal Xinghua, Fujian). Beliau menggabungkan moral Konghucu, meditasi Tao dan pencerahan Buddhis. Di Indonesia ajaran Tridharma menyebar secara bebas dari gerakan di Tiongkok oleh penulis Tionghoa-Indonesia Kwee Tek Hoau (1886-1951) yang pada Th 1930 mengorganizir Konferensi Tridharma di Surakarta dan antara Th 1932-1934 menerbitkan Majalah Moestika Dharma. Dalam aliran ini mengutamakan pemujaan kepada Roh (Bai Shen), yaitu Roh Suci (Shen Ming), Roh Langit (Tian), Roh Tanah (She), roh-roh arwah leluhur (Di), dll. Merayakan sejumlah festival, umpamanya Cheng Beng, festival leluhur pada tanggal 5 april. Kelenteng-kelentengnya dinamai secara resmi sejak Th 1979 sebagai Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) dengan struktur yang termasuk tiga tempat bagi tiga nabi (Buddha, Kong Hu Cu serta Lao Cu). /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
► Majelis Rohaniawan Tridharma Seluruh Indonesia (Matrisia) (tridharma.org kelenteng.com) adalah organisasi Buddhis terbesar, awalnya para pengikutnya Kwee Tek Hoau mendirikan pada 1934 Java Buddhists Association Afdeeling Batavia sebagai cabang dalam Java Buddhists Association (berorientasi Therawada) dan pada 1935 mereka memisahkan diri di bawah nama Sam Kauw Hwee (Perkumpulan Tridharma) dengan orientasi Mahayana serta Tridharma yang dipimpin oleh Kwee Tek Hoay (sejak 1952 namanya menjadi Gabungan Sam Kauw Hwee Indonesia (GSKI), sejak 1962 Gabungan Tri Dharma Indonesia (GTI); anggota WALUBI, pusat di Surabaya /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
Kelenteng Sam Po Kong, Semarang (1724) (www.wikimedia.org)

Kelenteng Kim Tek Ie (Dharma Bhakti), Jakarta (1650, 1755) (www.wikimedia.org)

Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang (1746) (www.wikipedia.org)

Kelenteng Ban Hing Kiong, Manado (abad 18) (www.kelenteng.com)

Vihara Avalokitesvara (Kwan Im Kiong), Madura (www.kanal.web.id)

Kelenteng Kwan Tee Kiong, Yogyakarta (www.wikimapia.org)

Zen (Can): Mazhab khusus dari Buddhisme Mahayana Timur Jauh, yang dianggap selaku pengasas biksu, berasal dari India, dari biara Tionghoa Shaolin, Bodhidharma (440-528), tapi semasih seorang Tionghoa, Tao Sheng (355-434) sebagai pertama mengajarkan tentang kemungkinan keselamatan bagi barang siapa melalui iluminasi (pencerahan) tiba-tiba. Nama Sanskerta dari Dhyana (meditasi) diubah menjadi Can di Tiongkok, Son di Korea dan Zen di Jepang (Zen masuk Korea dan Jepang pada abad ke-7), dan menunjukkan sifat praktiknya kontemplatif dengan memungkiri hampir lengkap religiositas luar, seperti: kitab-kitab, gambar-gambar, tempat-tempat suci, rukun-rukun tradisional, sampai-sampai keinginan untuk menjadi Buddha. Ajaran India terhadap Sunyata (Kekosongan) telah disamakan dengan Tao Taois Tionghoa, adi kealamian, kebenaran tak terlukiskan, yang hadir di mana-mana, dalam kerajinan apapun, dan dicapai via bukan keilmuan dan akumulasi jasa, tetapi tanpa pemikiran dan kegiatan, secara spontan, dari hati guru ke jantung murid. Pada khususnya mengajar iluminasi tiba-tiba (satori) sesepuh/patriark Can ke-6, Huineng (638-713), khotbahnya telah membuat Platform Sutra (Liu Zu Tan Jing), dalam penerapannya sering melalui "koan" - pertanyaan paradoks kepada murid. Setiap pengikut Zen dianggap selaku Bodhisattva, yaini dia tak meminta apa-apa untuk dirinya sendiri, tetapi hanya untuk iluminasi semua makhluk. Di Indonesia secara praktis tiada bekas Zen dari zaman dulu, guru-guru asing mulai mengenalkan meditasinya baru-baru ini seumpama penyebaran di antara orang Barat. /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
► Komunitas Chan Indonesia (chanindo.com meditasijogja.com) adalah sekelompok pengikut Zen dengan versi dari organisasi internasional, Dharma Drum Mountain (DDM) yang didirikan pada 1989 dengan pusat di Dharma Drum Mountain World Center for Buddhist Education di Jinshan  (New Taipei, Taiwan) oleh Master Sheng Yen yang pengganti Master Dongchu, pendiri Chung-Hwa Institute of Buddhist Culture (CHIBC) (1956) serta Nung Chan (1975); organisasi yts menerapkan ajaran Caodong (Soto), salah satu sekolah Zen; kelompok Indonesia belum punya status senter resmi, ada grup meditasi di Yogyakarta (oleh seorang Jawa, murid pertama di luar negeri, di Yogyakarta sejak 2002 di klenteng Fuk Ling Miau (Wihara Buddha Prabha) dimiliki Keluarga Buddhayana), Jakarta, Medan, Jambi, Lampung, Pekan Baru, Bangka, Bandung, Salatiga, Temanggung, Surabaya, Bali dan Sulawesi /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/

Niciren: Agama Buddha Niciren salah satu mazhab dalam Buddhisme Mahayana Nippon. Didirikan pada abad ke-13 oleh biksu Nichiren (menurut aliran ini jelmaan Buddha). Beliau percaya bahwa ajaran Buddhis utama terkonsentrasi di Sutra Teratai. Menurut sutra ini semua orang memiliki sifat Buddha, sehingga semua orang mampu mencapai Pencerahan. Untuk melakukan hal ini, hanya harus selalu mengulangi mantra: "Namu Myoho Rengge Kyo" (dalam bahasa Jepang berarti Penghormatan ke Sutra Bunga Teratai Dharma Putih). Beliau sangat mengkritik mazhab-mazhab Buddhis lain, percaya bahwa hanya metodenya akan membawa kesejahteraan bagi rakyat Nippon. Untuk waktu yang lama Beliau dianiaya oleh pemerintah, karya-karyanya yang ditulis dalam pengasingan. Karena kesederhanaan ajaran ini sangat populer di kalangan rakyat jelata. Indonesia adalah salah satu negara di mana Niciren menyebar luas, pengkhotbah pada semisionaris Jepang pertama mulai pada Th 1940, pada khususnya pada 1960-an. /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
► Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia (NSI) (nicirensyosyuindonesia.org), didirikan pada 1964 dengan nama Niciren Syosyu Indonesia (NSI), anggota WALUBI, mitra Sangha Nichiren Shoshu di Nippon;
► Yayasan Pandita Sabha Buddha Dharma Indonesia (PSBDI) (nichiren-shoshu-indonesia.org), memisahkan diri dari NSI, menerbitkan Majalah Prajna Pundarika, anggota WALUBI, mitra Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI);
► Soka Gakkai Indonesia (sgi-indonesia.or.id) ialah cabang dari Soka Gakkai Internasional (SGI) yang berpusat di Nippon, sekelompok dalam Niciren yang reformis (namanya berarti Mencipta nilai), y.i. non-kebiaraan dan pasifis; diprakarsai oleh Makiguchi Tsunesaburo di Nippon pada 1930 dalam Sangha Nichiren Shoshu sebagai kelompok awam pendidikan, tetapi pada 1992 memisahkan diri dan menjadi mandiri; di Indonesia didirikan pada 2004 /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/

Yiguandao (Maitreya): Merupakan sinkretisme dalam agama tradisional Tionghoa. Yiguandao atau I Kuan Tao berarti Jalan Persatuan. Aliran ini didasarkan pada gerakan-gerakan Teratai Putih, Luoisme dan Ksiantiandao di abad pertengahan Tiongkok. Bermula pada sekitar Th 1850 dengan bercabang itu. Mewartakan senyawa 5 ajaran: Buddhisme, Taoisme, Konghucu, Kristen dan Islam. Menurut itu, Ketuhanan Tertinggi adalah Lao Mu (Ibu Asal). Sejarah dunia terbagi menjadi tiga periode: zaman Hijau oleh Buddha Dupankara; zaman Merah oleh Siddhartha Buddha; zaman Putih oleh Buddha Maitreya. Dalam Buddhisme, Maitreya adalah Buddha masa depan, dengan munculnya bahwa kebahagiaan akan memerintah. Dilakukan paham vegetarian. Dalam Yiguandao mengklaim bahwa salah satu pemimpinnya, Sesepuh (Syizun) ke-17 pada tahun 1905 adalah jelmaan Maitreya. Setelah Beliau, pada Th 1930 menjelma sebagai Buddha Sinting dan Sesepuh ke-18 Chang Tien Jan serta istrinya Sun Su (jelmaan Ibu Guru Suci). Setelah mengambil alih kekuasaan komunis di Tiongkok, syarikat I Kuan Tao pindah ke Hong Kong dan Taiwan, tetapi di sana mereka dilarang juga sampai Th 1987 (saat hari ini, diakui di sana bukan aliran agama Buddha, tapi berdiri sendiri sebagai sebuah agama baru). Keberadaan beberapa kelompok dalam Yiguandao, bernama Pau Kuang yang utama. Bermula misinya di Indonesia pada Th 1949 dari kelompok Pau Kuang, tapi kemudian sejak Th 1975 beralih orientasi ke kelompok Tao Agung Maitreya (Mile Da Dao) oleh Wang Haode. Vihara Chiao Kuang yang pertama di Indonesia dan luar Tiongkok telah dibangun pada Th 1950 di Malang. /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
► Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) (maitreya-mapanbumi.or.id maitreya.org.tw), didirikan pada 1975 di Malang sebagai pengikut kelompok Tao Agung Maitreya dalam Yiguandao yang berpusat di Hsinchu (Taiwan), anggota WALUBI, pusat lokal di Vihara Maitreya Wira, Jakarta;
► Majelis I Kuan Tao Indonesia (MIKTI) (taousa.org), didirikan pada 2000 sebagai pengikut kelompok Yiguandao lain, Pau Kuang Cien Te yang berpusat di Hsinchu (Taiwan), dan mitra World I-Kuan Tao Headquarters yang berpusat di Irvine, California (AS), yang kurang bekerja sama dengnan aliran Buddha lain /Bahan oleh Dr. Igor Popov, LLM/
Maha Vihara Maytreya, Medan (www.duniahiburan.com)

Di wihara Maitreya (www.wikimedia.org)

Komentar

Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

KERUKUNAN UMAT HINDU DAN ISLAM DI PURA LINGSAR LOMBOK

Patung Buddha di Vihara Tanjung Balai Pecinan Digusur Karena Dianggap Menghina Agama Islamis

Festival Hindu Kaharingan ke-8 Provinsi Kalimantan Tengah