Pos

Menampilkan postingan dari 2016

Lima orang menyatakan kaul dalam Dominikan Awam

Didampingi Presiden Chapter Stephanus Suriaputra OP lima orang itu berjanji, “Dalam nama Tuhan yang Mahakuasa, Bapa, Putra dan Roh Kudus dan bersama Bunda Maria dan Santo Dominikus, saya (mereka menyebut nama satu persatu) di hadapan Romo Andreas Kurniawan OP, moderator yang mewakili Master Jendral Ordo Pewarta, berjanji akan hidup sesuai Anggaran Dasar Dominikan Awam untuk masa satu tahun.” Berdasarkan laman penakatolik.com, selain lima orang yang menyatakan janji atau kaul atau profes tahun pertama itu, tujuh orang lain memperbaharui janji untuk tahun kedua, dan tujuh lainnya untuk  tahun ketiga. Dalam Misa itu, 13 orang juga diterima sebagai postulan dan enam orang sebagai novis Dominikan Awam. Mereka semua berasal dari Jakarta, Cimahi dan Bogor. Pastor juga meminta agar yang profes tidak sekedar senang menulis gelar OP di belakang namanya atau yang novis hingga kaul bisa mengenakan jubah atau skapulir OP saat meninggal. “Bukan sekedar mendapat gelar OP, tapi bagaimana memprakteka…

HUT ke-70 Negara Indonesia Timur, negara kerukunan keagamaan

Gambar
Pada 24 Desember tahun ini genap 70 tahun menjadi Negara Indonesia Timur (NIT, bahasa Belanda Deelstaat Oost-Indonesië), negara tersendiri pada th. 1946-1950 yang meliputi wilayah Sunda Kecil (Bali dan Nusa Tenggara), Sulawesi dan Kepulauan Maluku, ibukotanya Makassar. Kemudian NIT menjadi bagian Republik Indonesia Serikat dan kemudian bubar dan semua wilayahnya melebur ke dalam Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1950.  Negara ini dibentuk berbeda dengan proklamasi kemerdekaan RI pada th. 1945 di Jakarta, karena tanpa perang merdeka, tetapi sesuai dengan izin Belanda setelah dilaksanakan Konferensi-konferensi Malino, Pangkal Pinang dan Denpasar th. 1946 yang bertujuan untuk membahas gagasan berdirinya negara independen. Pada akhir Konferensi Denpasar 24 Desember 1946, negara baru ini dinamakan Negara Timur Besar, namun kemudian diganti menjadi Negara Indonesia Timur pada tanggal 27 Desember 1946.  Konferensi Malino meleksanakan setelah Australia menyerahkan kembali wilayah Ind…

Begini Aksi Sosial GNPF-MUI di Aceh

Tak hanya fokus pada aksi bela Islam, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) menggelar aksi sosial untuk korban gempa di Pidie Jaya. Seperti dilansir di republika.co.id, bersama sejumlah ormas atau lembaga lainnya seperti FPI, Wahdah Islamiyah, dan FUIB Sulsel (Forum Umat Islam Bersatu Sulawesi Selatan), Selasa (27/12), rombongan tokoh dan ulama tersebut menyerahkan bantuan bagi para korban. Turut serta dalam rombongan ini di antaranya Habib Rizieq Syihab (Pembina GNPF MUI dan Imam Besar FPI), Habib Muhsin Alatas (Ketua Umum FPI), Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin (Wakil Ketua GNPF MUI dan Ketua Umum Wahdah Islamiyah), dan lainnya. Nuansa persatuan dan persaudaraan yang dicontohkan para ulama ini diharapkan bisa menjadi penguat tersendiri bagi warga Aceh yang sedang mengalami musibah.  Dalam kesempatan ini, Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab menyerahkan dana Bantuan sebesar Rp 2 miliar dari FPI se-Indonesia. FUIB Sulawesi Selatan juga menyampaikan bantuan yang diserahkan oleh Habi…

Kabupaten Lumajang Gelar Utsawa Dharma Gita ke XX

PHDI Kabupaten Lumajang menggelar Utsawa Dharma Gita ke XX di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Pembimas Hindu Jawa Timur, Ida Made Windya mengapresiasi PHDI Kabupaten Lumajang yang hingga tahun ini telah menggelar UDG selama 20 kali. "Semoga kabupaten lain bisa mengikuti jejak Kabupaten Lumajang yang rutin setahun sekali menggelar UDG," kata Ida Made Windya, Senin (19/12/2016), mewartakan kemenag.go.id. Adapun jenis lomba yang diselenggarakan antara lain lomba baca sloka anak-anak, dharma wacana anak-anak dan kidung anak-anak. Selanjutnya ada lomba sloka remaja, sloka dewasa, dharma wacana remaja serta dewasa. Pada kesempatan tersebut, Bimas Hindu Jawa Timur memberikan bantuan kepada PHDI Kabupaten Lumajang berupa pakaian seragam keagamaan pemangku serta buku keagamaan Hindu.

Komnas HAM Nilai MUI Kebablasan, karena Larang Perusahaan Pakai Atribut Natal

Komnas HAM mengkritik keras kebijakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang melarang perusahaan memberikan atribut Natal kepada para pekerjanya. Menurut Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, mewartakan kriminalitas.com, MUI sebenarnya hanya mengatur mengenai tata cara peribadatan agama Islam dan terhadap umat muslim itu sendiri. “MUI gak boleh ngatur apalagi soal kebijakan pemilik perusahaan yang bukan beragama Islam,” kata Natalius kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Sabtu (17/12/2016). Natalius melanjutkan, kebijakan pelarangan atribut Natal ini juga dinilainya tak logis. Pasalnya, atribut seperti Santa Claus dan pohon Natal sama sekali tak ada hubungan dengan agama Kristen. “Kan ini hanya atribut saja. Seharusnya MUI tidak masuk terlalu dalam. Cukup soal ajaran agamanya masing-masing saja,” tuturnya. Ia sendiri berharap agar ke depannya MUI tak mengatur terlalu dalam soal individu masyarakat apalagi sampai masuk wilayah kebijakan perusahaan. Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia menge…

Gema 212 Gelar Aksi Solidaritas Aleppo di Depan Kedubes Rusia

Ratusan umat Islam dari berbagai organisasi masyarakat Islam, wanita dan pria, pada Senin (19/12) menggelar aksi solidaritas untuk Aleppo, Suriah, di depan Kedutaan Besar Rusia, Jakarta Selatan. Dalam orasinya, para orator menuntut pemerintah Rusia agar menghentikan dukungan militernya kepada Presiden Suriah Bashar Al-Assad, demikian Mi’raj Islamic News Agency (mirajnews.com) memberitakan. Berdasarkan data yang dirilis OCHA (Office for the Coordination of Humanitarian Affairs) yang merupakan salah satu badan koordinasi kemanusiaan yang berada di bawah naungan PBB, sebanyak 37.000 orang telah terekstradisi dari Aleppo Timur, 14.700 orang berlindung di shelter dan 19.000 pengungsi dari Aleppo Timur telah terdata di Aleppo Barat, sementara 3.420 orang belum diketahui nasibnya. “Pembantaian rakyat sipil yang dilakukan oleh pemerintah Suriah berikut sekutunya Rusia dan Iran harus dihentikan. Kita sebagai sesama saudara Muslim harus angkat bicara dan usir Dubes Rusia,” teriak Nurdin, koord…

Pentahbisan Gedung Gereja Imanuel Maluku Sekaligus Launching Website Jemaat

Berdasar laman sinodegpm.org, sembilan tahun dua bulan sembilan belas hari itulah panjang waktu yang dibutuhkan untuk mewujudkan gedung gereja yang representatif, Panitia Pembangunan Gedung Gereja, majelis jemaat, dan seluruh warga jemaat Imanuel OSM boleh berbangga hati karena kerjasama, kerja keras, serta kerja cerdasnya terbayarkan dengan letusan rasa suka cita dan ungkapan syukur. Pembangunan boleh selesai menghasilkan wujud gedung gereja yang representatif bisa digunakan untuk pembinaan spiritual serta edukasi berkelanjutan melalui pendidikan formal gereja. Jemaat Iamnuel OSM dahulunya menjadi jemaat kategorial karena berlokasi di wilayah asrama militer angkatan darat. Berjalannya waktu yang menempati wilayah tersebut tidak hanyak anggota TNI namun warga gereja non TNI. Maka status kategorial berubah menjadi Jemaat Imanuel OSM yang berada pada Wilayah Pelayanan Klasis Pulau Ambon yang diketuai oleh Pdt.R.Rikumahu,.S.Th saat ini. 04/12/16 Gedung Gereja Imanuel OSM di Thabiskan ol…

Umat Buddha Indonesia Bantu Korban Gempa Pidie Jaya, Aceh

Di bawah naungan sejumlah organisasi Buddhis seperti Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, umat Buddha Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban di Aceh dengan menyalurkan dana dan terjun langsung ke lokasi terdampak bencana, mewartakan laman bhagavant.com.  Relawan Tzu Chi di Lhokseumawe, Aceh, telah tiba di daerah terdampak bencana pada Rabu (7/12/2016) untuk melakukan survei kondisi bencana dan mengumpulkan data awal untuk penyaluran bantuan. Demikian seperti yang dirilis situs resmi Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Kamis (8/12/2016). Sebanyak 36 orang relawan dan Tim Medis Tzu Chi cabang Medan pada Jumat (9/12/2016) tiba ke Aceh Bireun, Aceh pada jam 5 dinihari dengan membawa barang bantuan berupa beras (700 kg), mi instan (1.000 dus), air mineral (310 dus), selimut (5.000 buah), sarung (3.000 buah), biskuit (100 dus), dan susu. Selain itu juga ada bantuan berupa 10 kursi roda, 600 pak pembalut wanita, 120 pak diapers untuk m…

Universitas Katolik Sanata Dharma Tolak Copot Baliho dengan Model Mahasiswi Berhijab

Universitas Katolik Sanata Dharma Yogyakarta akan menolak menurunkan baliho yang didalamnya terdapat seorang mahasiswi mengenakan jilbab jika Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) memintanya. “Jika mereka (FUI) datang, kita tidak akan langsung menurunkan (baliho),” ujar Romo Gregorius Budi Subanar, Dosen Program Pascasarjana Ilmu Religi dan Budaya Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, seperti dilansir dari The Jakarta Post, mengutip laman bataktoday.com. Spekulasi pemaksaan penurunan baliho berkembang setelah FUI baru-baru ini memaksa pihak Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta untuk menurunkan baliho perguruan tinggi tersebut yang juga mengandung gambar seorang mahasiswi mengenakan hijab. “Pimpinan universitas mengatakan bahwa keberatan harus didasarkan pada peraturan yang ada dan disampaikan melalui saluran formal, melalui pemerintah daerah (Kabupaten Sleman) yang menerbitkan izin baliho. Ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua,” ucap Budi. Selain satu baliho di dalam lingku…

KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati

Dalam diskusi bertajuk 'Hak Hidup dan Hukuman Mati dalam Teologi Agama-Agama' di Jakarta, Selasa (6/12/2016), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) mendesak pemerintah menerapkan moratorium terhadap kebijakan hukuman mati. Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian KWI Romo Paulus Christian Siswantoko mengatakan, pemerintah harus mengevaluasi pelaksanaan hukuman mati untuk melihat dampak dari eksekusi tersebut. Pemerintah juga harus memastikan apakah eksekusi mati berhasil menimbulkan efek jera dan menekan angka kriminalitas. “Gereja katolik berharap adanya moratorium hukuman mati. Pemerintah harus mengevaluasi pelaksanaan hukuman mati,” ujar Romo Paulus dalam diskusi bertajuk ‘Hak Hidup dan Hukuman Mati dalam Teologi Agama-Agama’ di Jakarta, Selasa (6/12/2016), seperti dilansir Kompas.com. Romo Paulus berpandangan, praktik hukuman mati bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 di mana hak hidup merupakan hak dasar manusia yang harus dilindungi. Di sisi lain, dia melihat hukuman …

Organisasi Muslim Tolak KKR Natal di Bandung

Acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang digelar di Gedung Sabuga, Jl. Tamansari Kota Bandung, dengan menghadirkan Pendeta Stephen Tong, Selasa (6/12) dibubarkan secara paksa oleh massa, mewartakan laman pgi.or.id. Kelompok yang menamakan dirinya Pembela Ahlus Sunnah (PAS) itu memaksa panitia mengakhiri acara dengan alasan kegiatan kebaktian harus digelar di gereja, bukan gedung umum. Lewat akun Instagram, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mencoba menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi soal itu, dan menulis: “Kegiatan dilanjut saja. Hak beragama Anda dilindungi negara.” Namun kemudian, setelah acara KKR itu akhirnya dibubarkan sebelum waktunya, Ridwan meminta maaf. “Saya minta maaf, secara fisik saya tidak bisa di semua lokasi peristiwa.”  Berikut kronologi kejadian dari kepolisian yang diterima redaksi: Pukul 15.32 WIB Pdt. Dr. Stephen Tong berkoordinasi dengan pejabat Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bandung bernama Iwan dan petugas Polrestabes Bandung Ipda …

Santri Kiai As’ad Jalan Kaki Denpasar-Situbondo

Ekspresi syukur bisa ditunjukan dengan berbagai hal. Umumnya bagi kalangan Nahdliyin menggelar doa bersama dan diakhiri dengan makan bareng. Namun ada juga syukur dengan tindakan yang tak biasa, seperti yang dilakukan alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo ini. Mengikut laman nu.or.id, mereka, sejak tanggal 6 Desember 2016, berjalan kaki dari Denpasar ke Situbondo sebagai ungkapan syukur atas anugerah gelar Pahlawan Nasional kepada Almaghfurlah KHR. As’ad Syamsul Arifin. Mereka yang berjumlah 8 orang tersebut, pada Kamis (8/12) memasuki hari ketiga dan telah berada di wilayah kabupaten Jembrana. Sebelumnya mereka  melewati Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Tabanan. Target perjalanan hari ketiga ini memasuki wilayah pelabuhan Gilimanuk untuk selanjutnya menyeberang ke pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi. Syamsudin Boy, inisiator sekaligus koordinator dalam aksi jalan kaki ini mengungkapkan, selama perjalanan tidak ada kendala yang berarti. Bah…

Ulang Tahun ke-50 Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua

Sekitar 60 ribu umat Kristen Baptis di Papua akan berkumpul pada 14 Desember mendatang di distrik (kecamatan) Makki, kabupaten Lanny Jaya, sebuah wilayah yang tergolong pedalaman Papua. Mereka akan merayakan Yubileum 50 tahun berdirinya Gereja Baptis Papua atau lebih dikenal sebagai Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua (PGBP). "Ini kampung halaman saya. Saya lahir dan besar di kampung ini," kata Pendeta Socratez Yoman, Ketua Umum Badan Pelayan PGBP, kepada satuharapan.com, lewat pesan singkat dari Makki.
Catatan oleh Dr. Igor Popov: Baptis adalah salah satu aliran Protestan. PGBP didirikan pada 14 Desember 1966 di Yaneme Magi, didaftar pada 1976, tapi "The Australian Baptist Missionary Society" (sekarang menjadi Global Inter Action (GIA) mulai bekerja di Tiom sejak Th 1956. Sayangnya, saat ini di dalam PGBP tetap ada perpecahan dan dua kantor Sinode - di Itawakhu dan di Kotaraja (Papua Indonesia).

Bimas Katolik Kankemenag Sumba Timur Fasilitasi Aksi Panggilan

Bimas Katolik memfasilitasi pelaksanaan kegiatan aksi panggilan di sekolah-sekolah menengah atas (SMA/SMK) se-Kota Waingapu. Dengan berkoordinasi ke pihak sekolah yang ada, Bimas Katolik membuka peluang lebih besar untuk aksi panggilan yang dilakukan oleh para suster dan bruder. Seperti dilansir di laman kemenag.go.id, ada tiga Kongregasi yang melakukan aksi panggilan tersebut, yakni Kongregasi Hamba-Hamba Hati Kudus yang diwakili oleh Sr. Lima, ASCV asal Italia, Kongregasi Abdi Hati Kudus Yesus Berduka yang diwakili oleh Sr. Sonia Belleno asal Filipina, dan Kongregasi Misionaris Kaum Miskin yang diwakili oleh Br. Mark Cruza, MOP asal Filipina. Ketiga Kongregasi itu adalah Kongregasi Kepausan dan bertaraf internasional.  Adalah sebuah kenyataan bahwa "Tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit" (Luk.10:2a). Gereja membutuhkan tenaga untuk karya penyelamatan dalam Gereja. Atas tuntutan ini, dengan penuh semangat, kegembiraan dan harapan, para suster dan bruder tanpa kenal l…

Diskriminasi agama pribumi di pulau Sumba

Gambar
Meski berstatus pribumi di tanah Sumba, penganut agama asli Marapu kerap kesulitan mengakses layanan publik berupa pendidikan dan pembuatan kartu tanda penduduk, kartu keluarga, akta lahir, serta akta nikah, seperti dilansir cnnindonesia.com. Semua kesulitan bermuara dari adat mereka dalam melakukan prosesi pernikahan. Kepala Suku Kampung Tarung, Lado Regi Tera, menceritakan penganut Marapu selama ini tak pernah menikah resmi sesusai aturan administrasi pemerintah. Pernikahan ala Marapu tak pernah melibatkan pencatatan administrasi oleh pemerintah. Catatan juga jarang dimiliki kedua mempelai yang menikah. Sebabnya, dalam adat marapu pernikahan telah selesai ketika keluarga pihak suami dan istri saling memberi belise, atau mahar. "Biasanya satu hari, kalau kawinnya besok maka sore ini keluarga pria sudah datang ke rumah perempuan membawa segala seserahan, mamule (perhiasan khas Sumba), babi," tutur Lado Regi. Tanpa adanya catatan administrasi pernikahan, maka surat nikah pun…

Persekutuan Antar Gereja-Gereja Kapuas Rayakan Natal di Gereja Bethany

Persekutuan Intern Antar Gereja-Gereja (PERIANG) Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah melaksanakan perayaan Hari Natal di Gereja Bethany Indonesia Jalan Pilau, Kuala Kapuas, Kamis (01/12), mewartakan kemenag.go.id. Ketua Periang, Pdt. Agustinus Tunda mengatakan pelaksanaan natal periang tahun ini berjalan dengan sederhana namun penuh makna dan mengedepankan kasih kebersamaan antar denominasi gereja se kabupaten kapuas. " Dengan dilaksanakannya natal periang ini semoga mempererat rasa kebersamaan dan menjadi berkah dalam pelayanan gereja kepada masyarakat kabupaten kapuas, " ucapnya. Bupati Kapuas Ben Brahim saat menghadiri acara itu mengatakan agenda Natal 1 Desember 2016 ini merupakan agenda rutin bagi Periang Kabupaten Kapuas yang diawali dari perayaan Natal di Gereja Bethany dan akan dilanjutkan ke Gereja-gereja berikutnya se-Kabupaten Kapuas.

Sertifikasi Halal Bukan Ancaman

Mengikut republika.co.id, Ketua Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (JPMI) DKI Jakarta, Bimo Prasetio, menilai, sertifikasi halal jangan hanya dilihat sebagai tantangan atau ancaman atau buat pengusaha, tapi sebagai kesempatan atau peluang untuk bisa melebarkan bisnis mereka. Menurut dia, sertifikasi halal ini akan membuat pengusaha semakin mudah untuk melakukan ekspor produk mereka ke negara-negara lain, terutama yang memiliki perhatian terhadap produk-produk halal. "Selain itu, dapat memberikan kepastian kepada pengusaha untuk dapat berkompetisi menjual produknya. Karena saat ini, tingkat kesadaran masyarakat, khususnya konsumen Muslim itu, makin tinggi terhadap kehalalan suatu produk," ujar Bimo. Bila dilihat dari  perspektif pengusaha, Bimo menjelaskan, UU JPH ini memang terkesan memberatkan, terutama dengan keharusan mendapatkan sertifikasi halal. Namun, di sisi lain, UU ini sebenarnya memberikan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen Muslim. Jika berbicara konsumen, di…

Festival Hindu Kaharingan ke-8 Provinsi Kalimantan Tengah

Gambar
Kuala Kurun (Inmas) Sejak 25 November silam, Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas menjadi pusat pelaksanaan Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) VIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan yang melibatkan umat Hindu Kaharingan itu telah berakhir pada 30 November (Hindu Kaharingan adalah aliran Hindu lokal orang Dayak di Kalimantan Tengah yang berbeda dengan Hindu Bali, - catatan oleh Dr. Igor Popov). Berdasar laman kemenag.go.id, FTIK diikuti 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, dibuka langsung oleh Gubernur H. Sugianto Sabran, Sabtu (26/11). Pembukaan kegiatan keagamaan dua tahunan tersebut dipusatkan di stadion mini Kuala Kurun. H. Sugianto Sabran meminta masyarakat Kalimantan Tengah untuk menjaga dan meningkatkan kebersaman dan kerukunan umat beragama. FTIK harus bisa menjadi wahana untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman bahwa kerukunan umat bergama merupakan sebuah hal yang harus dijaga. "Melalui Festival Tandak Intan Kaharingan ini, kita tingkatkan kebersamaan d…

Dubes Myanmar: dengan menggunakan agama, Rohingya kata bahwa warga Buddha menganiaya mereka

Dua hari terakhir  Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta didatangi sejumlah organisasi masyarakat.  Mereka menyatakan peduli pada etnis minoritas Rohingya. Duta Besar Myanmar  untuk Indonesia, Aung Too, mengatakan dirinya menghormati kebebasan demokrasi di Indonesia.  Meskipun selama dua hari, pengeras suara nyaring terdengar di depan kedutaannya. "Saya berkelakar dengan rekan di sini, ini yang Presiden Joko Widodo sebut sebagai suara berisik (noise) demokrasi," kata Aung Too saat dihubungi lewat pesan Whatsapp oleh Tempo.co, Jumat, 25 November 2016 sore. Dia membantah negaranya telah melakukan penganiayaan terhadap Rohingya. Kepada Tempo, dia menuturkan apa yang sebenarnya terjadi di negerinya. 

Gubernur Lampung Minta Naikkan Status IAIN Radin Intan ke Universitas Islam

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menaikkan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Radin Intan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Mengikut laman rakyatku.com, sebagai bukti dukungan atas peningkatan status itu, Pemerintah Provinsi Lampung siap menghibahkan lahan 50-100 hektare. Permintaan tersebut disampaikan Ridho di depan Menteri Agama pada pembukaan Konferensi Studi Islam Internasional (Annual International Confrence On Islamic Studies/AICIS) ke-16 di Ballroom Novotel Lampung. Menurut Ridho peningkatan status IAIN Radin Intan membawa dampak positif bagi Lampung. "Status UIN nantinya akan memberikan efek yang baik bagi perkembangan pendidikan agama di Lampung. Untuk itu Pemprov siap mendukung untuk lebih memajukan UIN, kami hibahkan lahan 50-100 hektare,” kata Ridho yang disambut tepuk tangan peserta. Ridho menekankan sebagai pemeluk Islam terbesar, harus diimbangi dengan penduduk beragama yang berkualitas. Sehingga Is…

Kementerian Agama Luncurkan Program 100 Doktor Pendidikan Agama Buddha

Untuk pertama kalinya, konferensi internasional ATBU (Association of Theravada Buddhist Universities) digelar di Indonesia. Konferensi yang bertema “Buddhism in Contemporary World Challenges and Opportunities” ini digelar di grand ballroom Hotel Artos, Magelang, Jawa Tengah tanggal 11-14 November 2016, mewartakan buddhazine.com. Konferensi ini dihadiri peserta dari 18 negara, yakni Indonesia, Nepal, Vietnam, Pakistan, Laos, Kamboja, Sri Lanka, Thailand, Myanmar, Belanda, Inggris, Amerika Serikat, Brazil, Hongkong, Singapura, Malaysia, Bhutan, dan India. “Acara ini akan menghadirkan 100 dosen dan peneliti Buddhis dari seluruh dunia,” ujar Bhikkhu Ditthisampanno, ketua panitia dalam pembukaan acara, Jumat (11/11). Dalam acara ini sekaligus diresmikan program beasiswa 100 Doktor Pendidikan Agama Buddha. Program ini juga yang menjadi titik penting dalam acara konferensi ini. “Kami menyambut baik program 100 Doktor Pendidikan Agama Buddha yang diadakan oleh Kementerian Agama,” kata Bhante…

Dugaan Penghinaan Lambang Negara oleh Imam Besar FPI Dilimpahkan ke Polda Jabar

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengungkapkan pihaknya melimpahkan laporan polisi terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Seperti diwartakan di okezone.com, laporan tersebut kini ditangani oleh Polda Jawa Barat. Habib Rizieq Shihab dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri, putri sulung presiden pertama RI Soekarno, terkait dugaan pelecehan terhadap Pancasila.  "Ya kan itu hanya kecil-kecil, hanya masalah yang kita anggap polsek, polres, bisa (menangani). Jadi Habib Rizieq lokusnya (wilayah kejadian) dalam video di belakangnya ada Gedung Sate (di Bandung), jadi kita limpahkan ke Polda Jabar," kata Ari di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2016). Sukmawati melaporkan Habib Rizieq ke Bareskrim pada 27 Oktober 2016. Diduga ia menyebut “Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pan***, sedang Pancasila Piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala”. Pernyataan itu diketahui pelapor ada di Jawa Barat dan sudah beredar dua t…

Anand Ashram menyelenggarakan Program Acara Sindhi Mehfil secara berkala di Jakarta, Bali dan Jogja

Masyarakat Sindh yang berada dalam wilayah Pakistan adalah masyarakat yang memiliki kultur budaya yang sangat luhur dimana spiritualitas menjadi warna dalam kehidupan sehari-hari. Spiritualitas yang cair yang diekspresikan melalu tarian dan lagu sebagai sebuah apresiasi dari rasa bersyukur dan juga sekaligus sebagai sebuah media untuk menumbuhkan keceriaan cinta kasih dalam diri. Itulah mengapa Yayasan Anand Ashram, diberitakan di lamannya anandashram.or.id, menyelenggarakan Program Acara Sindhi Mehfil secara berkala di Jakarta, Bali dan Jogja. Pada kesempatan kali ini Sindhi Mehfil diadakan pada 15 Oktober 2016 di One Earth Retreat Centre, Ciawi, Bogor. Turut pula dihadiri oleh Mr. Rohit Babbar, SS (Direktur Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC) dan Teman-Teman dari JNICC yang turut mempersembahkan lagu dan tarian.

Gereja-gereja di Papua Dukung RI Berdialog dengan ULMWP

Gereja-gereja di Papua mendukung Indonesia mengadakan dialog dengan gerakan pro penentuan nasib sendiri di Papua, yakni United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dengan dimediasi oleh pihak ketiga yang netral. Hal ini disampaikan oleh Pendeta Socratez Yoman, Ketua Umum Badan Pelayan Pusat Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua, dalam pertemuan tokoh-tokoh agama di Papua dengan Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Brian McFeeters, di SwissBell Hotel, Jayapura, pada hari Rabu malam (16/11). Pada kesempatan itu selain tokoh gereja, tokoh ulama dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah turut hadir, dan menyampaikan pendapat kepada wakil duta besar. Dalam keterangannya kepada satuharapan.com, Socratez mengatakan ia menyampaikan pendirian gereja-gereja di Papua kepada wakil dubes AS, yakni meminta pemerintah Indonesia berdialog dengan ULMWP, yang menurut dia adalah payung politik resmi rakyat Papua. "ULMWP itu lembaga resmi yang dibentuk dan didukung oleh seluruh raky…

50 pastor hadiri 50 tahun Keuskupan Jayapura

Sebanyak 50 orang pastor dikabarkan di indonesia.ucanews.com menghadiri puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-50 Keuskupan Jayapura yang dipusatkan di Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada Jumat (18/11). “Bahkan, tak hanya lima puluh pastor yang hadir, namun panitia memastikan bahwa ribuan umat Katolik di Kota Jayapura dan sekitarnya juga akan menghadiri momentum akbar itu,” ujar Antonius Ama Bolen, koordinator seksi acara HUT ke-50 Keuskupan Jayapura, ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Kamis. Antonius mengatakan puncak peringatan itu akan diawali dengan ibadah misa syukur yang difokuskan di Gedung Olahraga (GOR) Cenderawasih APO, Jayapura, Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIT. Tema peringatan HUT Gereja Katolik tahun ini yakni “Kokoh Diatas Iman Yang Berakar Dalam Budaya, Melangkah Keluar Menginjili Dunia.” “Sebelum ibadah, ada tarian-tarian untuk menjemput para pastor dan umat katolik yang nantinya hadir dalam acara peringatan itu,” ujarnya, seperti dilansir Antara. “Maksud dan t…

Umat Batak Beragama Parmalim Berdoa untuk Indonesia

Gambar
Seruan Kebhinekaan di Indonesia terus menggema. Tidak hanya di kota Jakarta, Medan maupun provinsi lainnya, kecintaan atas perdamaian Indonesia juga didoakan ratusan Parmalim, sebuah komunitas yang tidak memiliki agama di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara (Sumut), menyiarkan Beritasatu.com. (Parmalim adalah agama asli orang Batak Toba dengan unsur-unsur agama Hindu, - catatan oleh Dr. Igor Popov.)  Penganut Parmalim tersebut berdoa di dalam gedung yang dijadikan tempat sakral, persisnya di depan foto yang dianggap sebagai Raja Mulia, murid setia Sisingamangaraja I sampai XII. Prosesi ritual doa ini berlangsung khidmad, dan dengan menggunakan Bahasa Batak. Doa bersama dari komunitas Parmalim itu dipimpin Sabar Simanjuntak sebagai pimpinan. "Kami sangat prihatin melihat kondisi bangsa ini yang berada di ambang perpecahan. Apalagi, konflik itu karena ditengarai persoalan agama. Kami mendoakan agar bangsa ini hidup dengan rukun, da…

10 Artis yang Pindah Agama

Gambar
Pindah keyakinan tentunya akan selalu menjadi pro dan kontra dari berbagai pihak. Bahkan pihak keluarga dan juga sanak saudara. Agama adalah hal yang bisa dibilang sensitif dan juga mengikat. Maka dari itu, pihak yang berpinah keyakinan atau agama akan menjadi sorotan publik. Nah rupanya, ada beberapa artis yang ternyata sempat berpindah agama. Siapa saja? Berikut artis yang sempat berpindah keyakinan. 1. Rianty Cartwright tribunews.com Setelah menggelar pernikahannya pada 17 September 2015 lalu, Rianty dikabarkan berpindah agama dari Islam ke Kristen. Diketahui suami dari Rianty adalah penyanyi bernama Cas. 2. Lukman Sardi kompas.com Lukman Sardi adalah artis yang secara terang-terangan mengakui jika dirinya berpindah keyakinan. Ia mengakui jika dirinya menjadi seorang nasrani seperti istrinya dengan mengunggah sebuah video ke YouTube. Kabar ini pun membuat banyak fans kecewa dengan Lukman Sardi yang kerap memerankan film yang berhubungan dengan islam. 3. Nafa Urbach tribunnews.com Saat m…